Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tingkat Kepatuhan Jam Malam di Pinggiran Kudus Rendah

MURIANEWS, Kudus – Pelaksanaan pembatasan jam malam di Kabupaten Kudus sudah memasuki pekan ketujuh sejak diberlakukan pada 19 April 2020 lalu. Dari hasil evaluasi, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap program ini ternyata belum 100 persen.

Dalam pelaksanaan, awalnya pembatasan jam malam hanya berlaku di dua titik yakni di Alun-Alun Kudus dan Balai Jagong, pukul delapan malam hingga enam pagi.

Kemudian pelaksanaannya diperluas di seluruh Kabupaten Kudus, dengan dimulai pukul 21.00-06.00 WIB.

Pelaksanaan program ini dilakukan dengan memaksimalkan penutupan sejumlah ruas jalan protokol di perkotaan, dan progam Jogo Tonggo bagi daerah pinggiran Kudus.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengakui jika tingkat kepatuhan masyarakat Kudus akan pembatasan jam malam belum seratus persen.

“Terutama pada daerah pinggiran atau pedesaan. Tingkat kepatuhannya masih 30 persen,” kata Hartopo Kamis (28/5/2020).

Sementara untuk wilayah perkotaan, lanjut dia, memang sudah agak tertib. Yakni sudah mencapai angka kepatuhan mencapai 70 persen.

Masyarakatpun diminta untuk terus meningkatkan kepatuhan akan jam malam tersebut. Terutama dengan bakal diberlakukannya new normal atau perilaku hidup normal di tengah pandemi Covid-19, yang kini tengah dipersiapkan.

Baca: Kasus Corona Turun, Kudus Siap Terapkan New Normal

Hartopo mengatakan, dalam new normal nanti, semua sektor yang sebelumnya ditutup seperti Balai Jagong bisa diaktifkan kembali. Hanya, tetap akan ada pembatasan yang diterapkan.

“Seperti jumlah pedagang, jika awal mula ada 300 maka akan berkurang setengahnya,”ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tengah mempertimbangkan pemberlakuan new normal bagi masyarakat Kota Kretek. Menyusul dengan berangsur menurunnya perkembangan kasus postitif Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Sebagai upaya persiapan, pemkab juga telah mengintruksikan untuk membangun posko terpadu di lokasi-lokasi yang akan jadi percontohan.

Di antaranya di Pasar Kliwon, Pasar Bitingan, mal Ramayana, ADA Swalayan, dan Hypermart.

“Untuk jam malam akan disesuaikan dengan new normal, segera kamui kaji,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...