Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pemprov Jateng Kucurkan Dana Puluhan Miliar Selamatkan UKM dari Pandemi

0 100

MURIANEWS, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengahmengucurkan dana mencapai puluhan miliar untuk menyelematkan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dari pandemi corona. Ribuan UKM di seluruh Jawa Tengah telah didata untuk diberikan bantuan.

Dana sebesar Rp 38 miliar dikucurkan untuk membelikan bahan pokok bagi ribuan UKM yang bergerak di bidang boga. Pada tahap awal, 3.691 UKM dikucuri bantuan sebesar Rp 9 miliar.

Para pelaku UKM itu mendapat bantuan berbeda-beda, sesuai kebutuhan dan jumlah produksi. Bantuan yang diberikan seperti tepung, gula, minyak, telur dan kebutuhan lainnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, langkah ini dilakukan agar para pelaku UKM tetap bisa eksis ditengah gempuran wabah.

“Setelah jaring pengaman sosial (JPS) kami jalankan, secara paralel kami mulai menggerakkan jaring pengaman ekonomi (JPE). Para pelaku UKM yang agak lesu, penjualan dan omzet menurun, kami suntik dengan peralatan dan bantuan bahan baku agar menjadi modal mereka bisa berdagang lagi,” kata Ganjar.

Sebelumnya, Pemprov Jateng juga menggelontorkan dana Rp 10 miliar, untuk memborong masker kain dari para pelaku UKM. Masker-masker itu kemudian dibagikan kepada masyarakat.

Baca: Pemprov Jateng Borong 10 Ribu APD, Dibagikan Hingga Puskesmas

Setelah pemberian stimulus terhadap para pelaku UKM itu, Ganjar menerangkan sudah menyiapkan langkah selanjutnya. Pelatihan, penyediaan modal serta kerja sama dengan e-commerce raksasa nasional diharapkan mampu membangkitkan UKM Jateng.

“Pelatihan akan terus kami genjot. Kami juga sudah komunikasi dengan Gojek, Bukalapak, Blibli dan Tokopedia bahkan Facebook untuk membantu. Mereka sudah menyatakan siap kerja sama dan membantu UKM Jateng agar bisa masuk cara bisnis baru yang serba digital,” terangnya.

Terkait bantuan permodalan, Ganjar menegaskan sudah menyusun skema pembiayaan. Bank Jateng dan BPR BKK sudah disiapkan agar bisa ikut membantu pembiayaan UKM.

“Termasuk dari Baznas dan lainnya bisa jadi modal. Jadi tidak hanya mengandalkan APBD, tapi dari sumber lainnya,” pungkasnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.