Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pekan Syawalan Ditiadakan, Tempat Wisata di Jepara Diawasi Ketat

MURIANEWS, Jepara – Kegiatan Pekan Syawalan di Kabupaten Jepara dipastikan tidak akan digelar. Pemerintah Kabupaten Jepara, masih akan menutup seluruh lokasi pariwisata yang ada di Kabupaten Jepara.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya membatasi penyebaran covid 19 di wilayah Jepara.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Zamroni Liztiaza menyatakan, semua obyek pariwisata di Jepara masih ditutup. Penutupan dilakukan untuk menghindari kerumunan yang berpotensi menularkan virus covid 19.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan secara penuh terhadap obyek-obyek wisata yang ada. Sedangkan untuk ritual Larungan Kepala Kerbau di Ujung Batu, Zamroni Liztiaza menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat dan Pemerintah Desa.

“Kalau tradisi Larungan Kepala Kerbau yang sudah dilakukan turun temurun, menurut keyakinan para nelayan tidak boleh ditinggalkan. Karena itu pelaksanaannya kami serahkan ke warga masyarakat dan Pemerintah Desa Ujung Batu. Pelaksanaannya harus benar-benar memperhatikan protokol kesehatan, tentu saja,” ujar Zamroni Liztiaza, Selasa (26/5/2020).

Sedangkan Ketua Himpunan Serikat Nelayan Indonesia (HSNI) Jepara, Sudiyatno menyatakan akan segera melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat Ujung Batu dan Lurah Desa Ujung Batu.

Karena memang sudah merupakan tradisi, maka ritual larungan kepala kerbau tetap akan dilaksanakan, namun bentuk kegiatannya akan dilakukan dengan sangat sederhana.

“Kami sebenarnya sudah membicarakan hal ini, dan selanjutnya akan melakukan musyawarah lagi untuk membahas tehnis pelaksanaanya agar aman dan tetap memenuhi syarat keamanan kesehatan yang diwajibkan,” ujar Sudiyatno.

Sementara itu, Lurah Ujung Batu, Anjar Jambore Widodo, menyatakan masih akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan warga. Tokoh masyarakat Ujung Batu menurutnya sudah menyampaikan akan menggelar kegiatan Larungan Kepala Kerbau ini.

“Namun seperti yang sudah disampaikan oleh Pemkab Jepara, pelaksanaannya harus dilakukan dengan memenuhi protokol kesehatan. Bahkan untuk tradisi ziarah ke Makam Mbah Ronggo ketentuannya hanya boleh diikuti 7 orang saja. Informasinya, daging kerbau akan dibagi untuk masyarakat di 16 RT yang ada,” tutur Anjar JW.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...