Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Meski Tinggal di Rumah Sederhana dan Istri Derita Kanker Otak, Petani di Blora Rela Kembalikan BLT

0 641

MURIANEWS, Blora – Wakil Bupati Blora Arief Rohman melakukan kunjungan ke Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Blora. Tujuannya, untuk menjenguk salah satu warga desa setempat yang menyatakan diri mundur dari daftar penerima bantuan BLT Dana Desa.

Yakni, warga atas nama Bambang yang beralamat di Dukuh Jagong RT 11, RW 03, Desa Pengkoljagong. Kades Pengkoljagong Sugiyono ikut mendampingi wakil bupati saat berkunjung ke rumah Bambang yang kondisinya masih beralaskan tanah dan berbilik papan kayu itu.

Di depan wakil bupati, Bambang yang berprofesi sebagai petani ini mengaku mundur dengan kesadaran diri dan atas persetujuan istrinya secara tertulis dengan surat pernyataan bermaterai.

“Kami masih bisa kerja. Istri saya juga menyetujui, sehingga lebih baik kami mundur dari daftar penerima bantuan itu. Dengan demikian, bantuan itu bisa diberikan kepada orang lain yang lebih berhak dan sudah tidak bisa bekerja,” kata Bambang.

Ketika di jenguk wakil bupati, kondisi Siswati, istri Bambang tampak sedang terbaring di tempat tidur. Ternyata, perempuan ini sedang menderita sakit kanker otak.

“Ya memang istri saya sedang sakit, sudah satu tahunan. Sudah pernah berobat ke Solo. Tapi sekarang berhenti karena memang kondisinya sedang seperti ini. Wabah di mana-mana, jadinya di rumah saja dulu,” sambung Bambang.

Sementara itu, Kades Pengkoljagong Sugiyono, membenarkan bahwa warganya ini mundur dari daftar penerima bantuan BLT Dana Desa pada hari Rabu (20/5/2020) kemarin.

“Kemarin saya langsung yang menerima surat pernyataan dari Bu Siswati. Surat diantar oleh suaminya, Pak Bambang ke kantor,” ujar Sugiyono.

Menurutnya, Siswati memang terdaftar menjadi penerima bantuan BLT Dana Desa yang sesuai Juknis Peraturan Menteri Desa diperuntukkan kepada masyarakat kurang mampu terdampak pandemik Covid-19 non DTKS dan masyarakat yang sakit menahun.

“Namun karena yang bersangkutan menyatakan mundur, maka akan kita alihkan. Bu Siswati ini juga sudah punya BPJS Kesehatan untuk berobat. Sudah pernah dioperasi namun belum bisa tuntas. Semoga wabah ini segera usai sehingga bisa kembali berobat ke Solo,” terangnya.

Wakil Bupati Arief Rohman mengapresiasi kegigihan Bambang dan istrinya yang lebih memilih mundur dari penerima BLT Dana Desa.

“Pak Bambang ini semangat kerjanya top. Masih giat bertani, sebagai penarik mesin traktor. Kami doakan semoga pekerjaannya lancar, banyak job, dan Bu Siswati bisa segera menjalani pengobatan lanjutan sehingga sehat kembali,” ucap Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menyerahkan tali asih dan bingkisan Lebaran untuk keluarga Bambang dan Siswati yang tinggal bersama satu orang anaknya. Anaknya saat ini masih sekolah SMA.

Arief berjanji akan mengawal proses pengobatan Siswati yang mengidap kanker otak.

“Nanti kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan agar puskesmas terdekat bisa mengawal proses pengobatannya, dipantau ke rumah sambil menunggu kontrol ke Solo. Ternyata Bu Siswati ini juga pernah dibantu Baznas Blora untuk berobat ke Solo,” jelasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.