Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemkab Imbau Warga Jepara Salat Idul Fitri di Rumah, Takbir Keliling Juga Dilarang

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara mengeluarkan imbauan terkait dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri yang jatuh pada Minggu (24/5/2020) untuk digelar di rumah masing-masing.

Imbauan ini diputuskan dalam rapat khusus Forkopimda bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Jepara yang dipimpin langsung oleh Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi.

Dian Kristiandi menyatakan, pembahasan mengenai masalah ini dilakukan dengan kehati-hatian tinggi. Secara hirarki pihaknya tetap merujuk pada Fatwa MUI Pusat dan Surat Edaran (SE) Menteri Agama.

Selain itu, MUI Pusat telah mengeluarkan fatwa Nomor 28 Tahun 2020 tentang Panduan Tata Cara Takbir dan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi Virus Corona. Dalam SE tertanggal 20 Ramadan 1441 H atau 13 Mei 2020 ini, umat muslim diimbau untuk melaksanakan salat Idul Fitri di rumah.

“Imbauan senada juga tertuang dalam SE Menteri Agama No 6 Tahun 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Covid-19. Jadi hirarki inilah yang kamu diskusikan bersama tokoh agama dan Forkopimda,” ujar Dian Kristiandi, Rabu (20/5/2020).

Imbauan untuk shalat idul fitri di rumah ini tertuang akhirnya dituangkan dalam SE Nomor 451/1919 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Shalat Idul Fitri 1441 H Dalam Situasi Darurat Covid-19 di Kabupaten Jepara, tertanggal 20 Mei 2020.

Sebelumnya juga sudah ada SE terkait salat Jumat dan salat tarawih selama situasi wabah virus corona. Melengkapi himbauan shalat Idul Fitri di rumah, Plt Bupati Jepara juga menegaskan agar warga masyarakat tidak mengadakan pawai takbir keliling.

“Untuk acara silatuhami atau orang Jepara menyebutnya “unjung”, juga diminta bisa memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi. Mungkin bisa menggunakan media sosial ataupun video call,” tambah Dian Kristiandi.

Sementara itu, Ketua MUI Jepara KH Mashudi menyatakan apa yang menjadi pokok perhatian dalam hal ini adalah untuk kemaslahatan umat. Imbauan untuk melaksanakan Salat Idul Fitri di rumah adalah dalam rangka perhatian dan kebaikan untuk umat itu sendiri.

“Karena itu mari kita sama-sama menghormati apa yang sudah diputuskan. Semua kita pahami sebagai bentuk perhatian dan kebaikan untuk umat,” ujar KH Mashudi, Rabu (20/5/2020).

Sedangkan Ketua PD Muhammadiyah Jepara, KH Fachrurozi menyatakan, pihaknya sudah menginstrusikan agar 52 titik atau lapangan yang ada di Jepara kali ini tidak menyelenggarakan salat Idul Fitri.

Mewakili PCNU Jepara, KH Hisyam Zamroni meminta masyarakat memahami himbauan ini sebagai bagian dari bentuk melindungi umat dari ancaman tertular Covid 19.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...