Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ketua DPRD Jepara Dilaporkan Arogan dan Manfaatkan Fasilitas Negara untuk Pribadi, Begini Pengakuan Sang Sopir

MURIANEWS, Jepara – Beberapa waktu lalu sebanyak 36 orang anggota DPRD Jepara, menyampaikan mosi tak percaya terhadap Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali.

Salah satu poin yang mereka sebutkan adalah sikap kasar dan arogan dari seorang Imam Zusdi Ghozali. Mereka juga menilai, Imam Ghozali menyalahgunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi keluarganya.

Dalam mosi tidak percaya yang disampaikan para anggota DPRD Jepara, Imam Zusdi Ghozali disebut-sebut sering bertindak kasar. Salah satunya disebutkan berperagai brutal terhadap sopir dinasnya sendiri.

Baca: Wakil Ketua DPRD Jepara Sebut Anggota Pencetus Mosi Tak Percaya Jilat Ludah Sendiri

Sopir dinas Ketua DPRD Jepara Fikrul saat dikonfirmasi mengenai hal ini justru mengaku kebingungan. Dirinya mengaku sudah delapan bulan melayani Imam Zusdi Ghozali yang menjabat sebagai Ketua DPRD Jepara.

Sejak menjadi sopir dinasnya, dirinya mengaku belum pernah mendapatkan perlakuan di luar batas seperti yang disebut-sebut sering dilakukan Imam Ghozali. Apalagi diperlakukan tidak baik. Sejauh ini dirinya juga mengaku tidak memiliki masalah apapun dengan bosnya tersebut.

“Sejauh ini saya baik-baik saja. Tidak ada masalah. Saya hanya menjalani tugas di jam dinas saja. Di luar jam dinas beliau dilayani oleh sopir pribadinya sendiri. Seperti itu yang terjadi,” ujar Fikrul, saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2020).

Baca: Ketua DPRD Jepara Dilaporkan ke Badan Kehormatan, 36 Anggota Sampaikan Mosi Tak Percaya

Terpisah, Imam Zusdi Ghozali juga menyatakan tidak mengerti mengapa dirinya dituduh memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi atau keluarga.

Fasilitas negara seperti mobil dinas sejauh ini dipakai dirinya sendiri. Anak-anak dan istrinya maupun saudaranya tak ada yang menggunakan fasilitas mobil dinas.

Anak dan istrinya selama ini menggunakan mobil pribadi. Dirinya juga kadang-kadang tidak selalu menggunakan mobil dinas untuk kepentingan dinas. Sering dalam perjalanan dinas dirinya malah menggunakan mobil pribadinya.

Baca: Mosi Tak Percaya 36 Anggota DPRD Jepara Bukan Bertujuan Lengserkan  Imam Ghozali

“Saya mungkin temperamental ya, tapi kepada orang-orang yang sudah saya kenal. Itu watak saya. Tapi kalau kemudian disebut kasar, sering memaki-maki, ya itu saya tidak tau. Penilaian orang kan macem-macem. Silahkan saja, tapi saya tidak pernah bermaksud buruk,” ujar Imam Zusdi Ghozali.

Menurut kabar, Imam Zusdi Ghozali juga mengembalikan fasilitas mobil dinas terbaru ke Pemkab Jepara. Sedangkan satu mobil dinas lainnya di parkir di Sekretariat DPRD Jepara.

Baca: Jadi Bukti ke BK, Benarkah Surat Pernyataan Mosi Tak Percaya Ketua DPRD Jepara Dibajak?

Sekretaris DPRD Kabupaten Jepara, Trisno Santoso, membenarkan itu. Satu unit mobil dinas Ketua DPRD Jepara memang sudah dikembalikan kepada Pemkab Jepara.

“Dulu kami pengadaan empat mobil inova rebon terbaru. Semua untuk para pimpinan DPRD Jepara. Namun saya tidak tau bagaimana awalnya, satu mobil memang dikembalikan ke Pemkab Jepara. Ternyata itu bagian pak Imam. Soal ini silahkan ditanyakan di bagian asset pemkab Jepara saja,” tambah Trisno Santoso.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...