Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ratusan TKI Pulang ke Jateng Mulai Hari Ini, Ganjar: Langsung Karantina dan Rapid Test

0 875

MURIANEWS, Semarang – Ratusan tenaga kerja indonesia (TKI) dipastikan akan pulang ke Jateng, mulai Senin (18/5/2020). Mereka akan mendarat di Bandara Internasional A Yani Semarang.

Mereka yang pulang merupakan para TKI yang telah habis masa kontraknya atau tengah menjalani cuti. Hari ini sudah ada 57 TKI dari Malaysia yang sudah mendarat. Rencananya hari ini ada 158 TKI dari Malaysia yang pulang ke Jateng.

Gelombang kepulangan TKI ini akan terjadi setiap hari hingga 23 Mei 2020 mendatang. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan, protokol kesehatan sudah disiapkan ketat untuk menyambut para diaspora itu saat tiba di Jateng.

“Tadi pagi ada 57 PMI dari Malaysia yang tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang. Semuanya sudah diperiksa kesehatannya saat tiba di bandara, dilakukan rapid test dan dibawa ke BPSDM Jateng untuk karantina,” kata Ganjar.

Dari informasi yang didapatkannya, kepulangan para PMI ke Jateng itu akan terjadi setiap hari. Misalnya dari Kuala Lumpur, mulai 18-23 mei tiap hari akan ada penerbangan yang membawa para PMI Jateng.

Selasa (19/5/2020) besok direncanakan ada ada 135 TKI yang datang. Kemudian 20 Mei ada 140 orang, 21 Mei sebanyak 114 orang, 22 Mei 106 orang dan 23 sebanyak 94 orang.

“Itu data yang dikirimkan pihak sana, tapi realisasinya beda. Mungkin ada yang tidak berangkat dan sebagainya. Meski begitu, dengan data yang dikirim tersebut, kami jauh lebih siap,” terangnya.

Semua TKI yang tiba di Jateng akan langsung diarahkan ke Gedung BPSDM Jateng di Srondol Kota Semarang. Mereka akan menjalani karantina di tempat ini antara 2-3 hari, sembari menunggu jemputan dari pemerintah kabupaten/kota masing-masing.

Di kabupaten/kota mereka juga menjalani karantina dengan total selama 14 hari. Pemerintah daerah termasuk desa-desa sudah diperintahkan untuk menyiapkan tempat karantina.

Selama karantina di tempat ini, para TKI akan dipantau kesehatannya. Mereka juga menjalani rapid test, untuk mendeteksi secara awal tertular corona atau tidak.

Mereka yang sehat akan dipisahkan dengan yang menunjukkan reaksi saat pemeriksaan rapid test berlangsung.

“Kami siapkan ruangan cukup banyak, mereka akan kami pisahkan mana yang sudah rapid test, mana yang reaktif. Agar saat dijemput kabupaten/kota bisa dilakukan tindakan tertentu. Kami harap semuanya sehat,” tegasnya.

Tak hanya dari udara, sejumlah PMI asal Jateng yang bekerja di beberapa negara juga ada yang pulang menggunakan jalur laut. Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang misalnya, sudah ada 21 orang yang mudik.

“Skemanya sama, kami terapkan protokol kesehatan yang ketat. Ada penjagaan juga di Pelabuhan, ada dari Disnaker, Pemkot, KKP dan lainnya. Semua mengikuti standar yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Hingga 14 Mei 2020 lalu, tercatat sudah ada 1.124 TKI asal Jateng yang mudik menggunakan jalur udara dan turun di Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Selain itu, ada pula PMI yang mudik melalui lintas batas negara sebanyak 59 orang dan pelabuhan Tanjung Emas Semarang 21 orang.

Jumat (15/5/2020) lalu juga ada 69 repatriasi dari Dili Timor Leste, mendarat di Bandara Juanda. Mereka sudah dilakukan rapid test dan dipulangkan ke daerah masing-masing di Jateng.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.