Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Seminar Online Pesantren Al Mawaddah Kudus Catatkan Rekor Leprid

MURIANEWS, Kudus – Pesantren Enterpreneur Al Mawaddah Kudus mencatatkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) atas terselenggaranya Seminar Nasional Online berjudul “Menulis Buku Semudah Chatting” selama 32 jam.

Seminar online ini mencatatkan rekor dengan jumlah peserta mencapai 7.777 orang.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Umum dan Pendiri Leprid, Paulus Pangka di Aula Pesantren Entrepreneur Al Mawaddah Kudus, Jumat (15/5/2020).

Penghargaan diserahkan pada Sofiyan Hadi, sebagai pemrakarsa dan pembicara seminar. Selain itu juga dan kepada Mawaddah Center for Training and Coaching sebagai penyelenggara.

“Rekor Indonesia Dunia ini tercatat dengan nomor prestasi 582. Selamat atas penciptaan rekor baru di dunia pendidikan yang luar biasa dan inspiratif ini,” ucap Paulus dalam sambutannya.

Dia menambahkan, kegiatan seminar yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 14-15 Mei 2020 tersebut terbilang unik. Mengingat jumlah pesertanya yang ribuan mencapai orang dan tersebar di 34 propinsi di Indonesia.

“Mulai Aceh hingga Papua, tingkat usia, jenjang  pendidikan dan instansipun sangat beragam,” jelasnya.

Sementara Sofiyan Hadi dalam siaran pers yang diterima MURIANEWS mengatakan, bahwa pendidikan dan dakwah di era teknologi informasi yang berkembang cepat ini harus direspon secara positif. ”Gunakan medsos untuk pembelajaran” ucap dia.

Seminar kali ini, menurutnya, menjadi bukti dahsyatnya dunia internet. Ribuan peserta secara pararel terbagi dalam 31 grup WA, sementara pemaparan materi live di sosial media Youtube.

Sejumlah nama penting, juga terpantau di grup enam seminar menulis ini. Di antaranya Staf Khusus Wakil Presiden Tuty Mariani, Kompol Bohari dari Polda Jawa Barat. “Serta ada Ibu Elva dari Accesor BNSP,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...