Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu dari Empat Korban Hilang di Pantai Gua Manik Jepara Ditemukan Tak Bernyawa

MURIANEWS, Jepara – Usaha pencarian terhadap empat orang warga Desa Banyumanis, Donorojo, Jepara masih terus dilakukan hingga Minggu (10/5/2020). Mereka dilaporkan hilang saat mencari ikan di Pantai Gua Manik, Sabtu (9/5/2020) petang.

Pencarian membuahkan hasil pada Minggu (10/5/2020). Seorang survivor ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, M Zainudin menyatakan, survivor yang ditemukan adalah Sutrisno (35), warga Banyumanis.

Jasad Sutrisno ditemukan pada Minggu (10/5/2020) di perairan pantai Dukuh Mentawar, yang terletak sebelah Timur Benteng Portugis.

“Survivor ditemukan di perairan sekitar 100 meter dari bibir pantai. Selanjutnya upaya pencarian masih terus dilakukan untuk mencari tiga orang lainnya yang masih belum ditemukan,” ujar M Zaenudin, Minggu (10/5/2020).

Usaha pencarian terhadap para korban yang hilang menurutnya dilakukan secara marathon sejak Sabtu (9/5/2020) petang. Operasi pencarian bahkan baru distirahatkan pada 03.00 WIB dinihari dan langsung dilanjutkan pada Minggu jam 07.00 WIB.

Operasi pencarian berlanjut hingga menjelang waktu sahur puasa, karena pada pukul 00.30 WIB, tim menemukan petunjuk berupa jaring yang digunakan para survivor.

Sehingga dengan berbagai pertimbangan usaha pencarian terus dilanjutkan. Namun sampai jam 03.00 WIB akhirnya dihentikan.

“Korban atas nama Sutrisno sendiri ditemukan oleh sejumlah nelayan Dukuh Tawar. Jasadnya nyangkut di tali jangkar perahu milik salah satu perahu nelayan,” tambah M. Zaenuddin.

Baca: Cari Ikan, Empat Orang Hilang di Pantai Gua Manik Jepara

Sebelumnya dilaporkan sebanyak enam orang warga Banyumanis, datang ke Pantai Gua Manik untuk mencari ikan.

Satu orang menunggu di darat, sedangkan lima orang lainnya berada di perairan sedalam leher orang dewasa untuk memasang jaring. Pada saat itulah ombak besar datang, hingga menelan kelima orang tersebut.

Siswadi, orang yang berada di daratan langsung mencari pertolongan sesaat setelah mengetahui kejadian itu.

Satu orang atas nama Andika kemudian berhasil di selamatkan warga. Sementara empat orang lainnya hilang. Belakangan satu di antaranya atas nama Sutrisno ditemukan tak bernyawa, hari ini.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...