Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pandemi Corona, Target Partisipan Sensus Online di Kudus Dinaikkan Jadi 40 Persen

MURIANEWS, Kudus – Target partisipan sensus penduduk online di Kabupaten Kudus naik menjadi 40 persen. Hal ini seiring dengan berkurangnya aktivitas masyarakat di luar rumah, karena pandemi corona.

Target tersebut naik kurang lebih dua kali lipat dari yang sebelumnya hanya 27 persen saja.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Rahmadi Agus Santosa mengatakan, untuk target 27 persen yang semula tak tercapai kini telah tercapai. Seiring dengan perpanjangan waktu sensus via online.

“Untuk target tersebut sudah tercapai, kini kami naikkan jadi 40 persen,” katanya, Rabu (6/5/2020).

Sensus penduduk secara online, lanjutnya, memang diperpanjang hingga 29 Mei 2020 mendatang. Dari jadwal sebelumnya yakni mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020.

Pihaknya cukup optimistis jika melihat keadaan di mana banyak masyarakat yang mengurangi aktivitas di luar rumah. Selain itu, pihaknya juga menambah relasi dari instansi pendidikan untuk turut serta menyosialisasikan sensus.

“Harapannya bisa menginformasikannya kepada jajarannya beserta masyarakat lain untuk ikut sensus penduduk secara mandiri.

BPS, kata Agus, juga mencoba memanfaatkan sejumlah akun media sosial untuk menyosialisasikan sensus online tersebut.

Sementara hingga pekan ini, BPS Kudus mencatat sudah ada 41.813 keluarga yang sudah mengikuti sensus secara daring, Dari total jiwa mencapai 158.344 jiwa.

BPS, lanjut Agus, juga masih menunggu instruksi dari pusat terkait dengan perekrutan tenaga sensus untuk mendukung pelaksanaan sensus penduduk 2020.

“Awalnya, rencana perekrutan tenaga sensus di Kabupaten Kudus digelar April 2020, namun pandemi penyakit virus corona (COVID-19) akhirnya ditunda,” terangnya.

Sebagai rencana awal, apabila sensus penduduk wawancara akan dilaksanakan sekitar bulan September mendatang. Maka untuk perekrutan tenaga penyensus, kemungkinan akan dibuka pada bulan Juni atau Agustus mendatang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...