Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hasil Tracing Pasien Covid-19 Asal Banjaran Jepara, Sepuluh Orang Langsung Diswab

MURIANEWS, Jepara – Penelusuran jejak atau tracing terhadap pasien Covid-19 asal Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri, Jepara terus dilakukan. Hasilnya, ada sepuluh orang yang masuk daftar dan akan dilakukan swab test, Rabu (6/5/2020) hari ini.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Jepara dr Fachruddin mengatakan, kesepuluh orang yang masuk dalam daftar tracing sementaradiketahui memililiki kontak erat dengan pasien berkode 05 tersebut.

Jika tak ada perubahan, pada Rabu (6/5/2020) hari ini mereka sudah akan diambil sample specimen tenggorokannya untuk diproses swab. Spicemen tenggorokan dari mereka masing-masing akan dikirim ke laboratorium dan diharapkan bisa segera didapatkan hasilnya.

Baca: Satu Lagi Warga Jepara Positif Covid-19, Warga Banjaran dan Masih Isolasi Mandiri

“Kami masih akan terus bekerja keras mendapatkan data-data terkait proses tracing yang hingga saat ini masih dilakukan. Pada kesempatan paling awal, sebanyak sepuluh orang yang terlibat kontak erat dengan pasien langsung kami swab pagi ini,” ujar dr Fachruddin, Rabu (6/5/2020).

Dari rekam jejaknya, pasien Kasus 05 Jepara merupakan pelaku perjalanan dan baru saja pulang dari Jakarta pada 19 April 2020 lalu.

Dari Jakarta, yang bersangkutan merasakan gejala sakit dan pulang ke rumah adiknya di Desa Banjaran, Bangsri. Karena merasa sakit, pasien ini juga sempat ke Puskesmas Bangsri memeriksakan diri.

Oleh Puskesmas Bangsri, karena tidak menunjukan perbaikan kondisi, akhirnya dirujuk ke RSUD Kartini Jepara, sejak 25 April 2020.

Baca: Sempat Salat Tarawih Berjemaah, 56 Warga Tulakan Jepara Kontak Langsung dengan PDP Asal Pati Sebelum Meninggal

Sejak saat itu yang bersangkutan resmi dinyatakan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Perawatannya dilakukan dalam ruang isolasi covid 19 di RSUD Kartini Jepara.

“Pasien dirawat hingga 30 April 2020, dan karena kondisinya membaik, dipersilahkan pulang melakukan isolasi mandiri di rumah. Sebelum itu, pasien sudah diambil sample swab-nya. Hasilnya diketahui positif pada Selasa sore kemarin. Selanjutnya kami tindak lanjuti sampai hari ini,” tambah dr Fachruddin.

Dari informasi yang berkembang, dalam kurun waktu sejak dipulangkan, pasien tersebut bahkan sudah dibesuk oleh banyak orang. Selain itu, pasien yang diharapkan bisa melakukan isolasi secara mandiri tersebut dikabarkan malah  juga sempat ikut salat tarawih berjemaah di masjid.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...