Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Proyek Dihentikan, DLH Jepara Tunggu Berkas Pembangunan Kawasan Industri di Sengon Bugel

MURIANEWS, Jepara – Pemkab Jepara menggelar pembahasan terkait polemik pembangunan Kawasan Industri di Sengon Bugel, Mayong.

Dalam pembahasan tersebut, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perusahaan yang terkait dipertemukan di ruang kerja Sekda Kabupaten Jepara, Selasa (5/5/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jepara, Elida Farikha membenarkan hal ini. Menurutnya dari hasil pembahasan tersebut diputuskan proses pembangunan kawasan industri tersebut harus dihentikan.

Apalagi, Sekda Kabupaten Jepara sudah memerintahkan Satpol PP Jepara untuk melaksanakan keputusan itu. Untuk itu, pihak pengembang diminta untuk segera mengurus perizinan yang disyaratkan

Selain itu, DLH Jepara juga menunggu master plan secara keseluruhan atas pemanfaatan lahan seluas 20-an hektare tersebut.

”Kami minta berkas-berkasnya. Dari situ nanti baru bisa diketahui dokumen lingkungan yang seperti apa yang dikenakan pada kegiatan ini. Selagi belum ada izin, maka kegiatan harus dihentikan. Satpol PP Jepara diminta mengawal keputusan tersebut,” katanya.

Terkait penyelesaian kasus ini, mengingat proses pembangunan sudah dilakukan secara massif di lokasi, DLH Jepara juga belum bisa memastikasn.

Elida Farikha menyatakan, pihaknya harus mengetahui dulu rencana master plan dari pembukaan kawasan ini lebih dulu. Dari sana pihaknya baru bisa menapiskan jenis dokumen lingkungan apa yang harus diurus oleh pengembang.

”Masalahnya menjadi semakin rumit, karena saat ini proses pembangunan sudah dilakukan secara massif dilakukan dilokasi,” terangnya

“Kami akan nunggu dulu apa yang akan disampaikan oleh perusahaan pengembang terkait hal ini. Dalam rapat tadi dijelaskan bahwa membuat perizinan mudah dan cepat asal sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Elida Farikha.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...