Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Didi Kempot Meninggal Dunia, Ini Profil Lengkap Sang Maestro

0 627

MURIANEWS, Solo – Didi Prasetyo atau lebih dikenal dengan nama Didi Kempot, penyanyi campursari kondang asal Solo meninggal dunia Selasa (5/5/2020). Ia meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo sekitar pukul 07.14 WIB.

Meninggalnya sang maestro campursari ini membuat dunia musik Indonesia berkabung. Karya-karyanya yang berhasil menyedot perhatian semua kalangan membuat banyak orang kehilangan. Lantas seperti apa profil Didi Kempot?

Dikutip dari Kompas.com Didi Kempot memiliki nama lengkap Didik Prasetyo dan lahir pada 21 Desember 1966. Didi Kempot merupakan anak dari seorang seniman tradisional terkenal bernama Ranto Edi Gudel atau lebih dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Baca: Datang Tak Sadarkan Diri, Begini Kronologi Meninggalnya Didi Kempot di RS Kasih Ibu Solo

Ia lahir dari keluarga yang memiliki darah seni yang kental. Selain sang Ayah yang merupakan seniman, kakak Didi Kempot bernama Mimiek Prakoso merupakan seorang pelawak senior Srimulat.

Didi Kempot memulai kariernya sebagai musisi jalanan di Surakarta sejak 1984 hingga 1986. Pada 1987 sampai 1989, ia mengadu nasib ke Jakarta.

Nama panggungnya merupakan singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawa ia hijrah ke Jakarta.

Pada 1993, penyanyi asal Solo tersebut mulai tampil di luar negeri, tepatnya di Suriname, Amerika Selatan.

Baca: Penyebab Meninggalnya Didi Kempot, Wali Kota Solo: Kata Dokter ya Jantung

Tak lama setelahnya, Didi Kempot lanjut menginjakkan kakinya di benua Eropa. Pada 1996, ia mulai menggarap dan merekam lagu berjudul “Layang Kangen” di Rotterdam, Belanda.

Tak lama setelah pulang kampung, pada era reformasi, dia mengeluarkan lagu “Stasiun Balapan”. Kembalinya Didi Kempot ke Indonesia ternyata membuat kariernya semakin populer.

Namanya kembali meroket setelah mengeluarkan lagu “Kalung Emas” pada 2013 lalu. Pada 2016, penyanyi asal Solo tersebut mengeluarkan lagu “Suket Teki”.

Baca: Sebelum Meninggal, Didi Kempot Ingin Umrah dan Duet Bareng Habib Syech

Lagu tersebut juga mendapatkan apresiasi yang tinggi dari warga Indonesia. Hampir sebagian karya musik yang ditulisnya bertemakan patah hati dan kehilangan.

Oleh karena itu, Didi Kempot kerap dijuluki oleh para penggemarnya dengan nama The Godfather of Brokenheart, Bapak Loro Ati Nasional, dan Bapak Patah Hati Indonesia.

Karyanya juga dinikmati oleh kalangan muda dari berbagai daerah yang menyebut diri mereka sebagai Sadboys dan Sadgirls yang tergabung dalam “Sobat Ambyar”.

Berkat karya-karyanya, Didi Kempot berhasil mendapatkan banyak penghargaan.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Kompas.com

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.