Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Ingin Terus Meludah Saat Puasa? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

0 2.323

MURIANEWS, Kudus – Pernah mengalami suatu kondisi di mana saat berpuasa, muncul rasa ingin terus meludah?. Produksi air liur seolah-olah terus mengalir, alhasil kita menjadi tak nyaman karenanya.

Kondisi ini hampir pernah dialami baik pria atau laki-laki. Dalam dunia medis ini disebut dengan hipersalivasi.

Dikutip dari Halodoc, umumnya kondisi ini hanya bersifat sementara dan jarang mengindikasikan gangguan kesehatan yang serius.

Produksi kelenjar ludah sendiri pada dasarnya sekitar 0.5 Liter–1.5 liter liur per harinya. Biasanya, orang tak begitu menyadarinya, karena proses menelan liur berlangsung hampir tanpa disadari. Juga berlangsung saat makan dan minum.

Nah, pada saat puasa bisa jadi produksi tersebut berlangsung seperti biasa, atau malah cenderung berkurang. Namun, ada kalanya produksi air liur berlebih saat puasa.

Hipersalivasi juga mungkin saja terjadi akibat tidak makan dan minum sepanjang hari, sehingga membuat kamu merasa sangat ingin memakan sesuatu.

”Akhirnya, secara tidak sadar, kelenjar saliva akan memproduksi air liur secara berlebihan saat kamu membayangkan makanan atau minuman tertentu yang kamu inginkan,” tulis Halodoc dalam lamannya.

Secara umum hipersalivasi sendiri merupakan kondisi yang diakibatkan oleh produksi cairan saliva yang terlalu banyak. Alhasil, air liur dapat keluar dengan sendirinya tanpa disadari.

Penyebabnya bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu penyebab fisiologis (normal) atau penyebab yang patologis (penyakit tertentu). Pada kondisi normal, produksi kelenjar saliva yang berlebihan disebabkan oleh makanan misalnya makanan asin.

Kemudian saat merasa takut atau stres, atau saat sedang menginginkan memakan makanan tertentu.

Namun, hipersalivasi dianggap tidak normal, bila disebabkan oleh beberap hal. Di antaranya, penyakit kelenjar gondok dan  penyakit tonsilofaringitis atau yang sering dikenal dengan penyakit radang tenggorokan.

 

Lalu bagaimana cara mengatasinya saat Puasa?

Air liur berlebih saat puasa memang bisa mengganggu. Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini. Setidaknya ada tujuh hal yang bisa dilakukan, yakni:

  • Hindari langsung berbaring setelah makan saat berbuka atau sahur. Berilah jarak sekitar dua jam.
  • Batasi konsumsi makanan pedas dan asam. Kedua makan tersebut bisa merangsang pertambahan jumlah liur.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Cobalah untuk mengonsumsi makanan dalam porsi sedikit, tapi sering.
  • Hindari merokok.
  • Minum air putih yang cukup.
  • Jaga higienes mulut dan gigi.

Jika permasalahan hipersalivasi ini semakin para, Anda diharuskan untuk berkonsultasi dengan dokter. Terutama untuk mengetahui penyebab dan cara penangananya.

 

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: Halodoc

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.