Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Orderan Anjlok, Komunitas Kopi Muria Bangun Tempat Wisata Edukasi Kopi

MURIANEWS, Kudus – Di tengah pandemi corona ini, banyak masyarakat Kabupaten Kudus yang terdampak, terutama pada sektor ekonomi. Termasuk juga Komunitas Kopi Muria yang kesulitan memasakan produknya.

Biasanya Komunitas Kopi Muria mampu menjual sekitar satu kwintal bubuk kopi per hari. Untuk roast bean sekitar dua kwintal sedangkan untuk green bean bisa sekitar satu sampai dua ton.

“Itu jika di global dari penjualan beberapa anggota kami dan sebelum ada pandemi covid-19,” kata Pujiharto Ketua Komunitas Kopi Muria, Minggu (3/05/2020).

Setelah adanya pandemi corona di Kudus, penjualan kopi menurun drastis. Hanya tinggal beberapa persen saja. “Jika di presentase ya tinggal lima sampai sepuluh persen,” ucapnya.

Baca: Dari Larisnya Getuk Tengu, Gadis di Kudus Ini Tak Lagi Galau karena Nganggur

Ketua Komunitas Kopi Muria Pujiharto sedang melakukan proses roasting kopi. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia mengaku produk kopi di komunitasnya dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Temanggung, Semarang, dan daerah yang lain.

“Pernah juga ke sejumlah negara seperti, Maroko, Singapura,dan Malaysia,” jelasnya.

Namun, sementara mereka fokus untuk membangun tempat wisata edukasi kopi yang targetnya rampung di akhir tahun 2020.

“Berhubung orderan sepi, kami gotong royong bangun basecamp dan tempat yang nantinnya akan digunakan untuk tempat wisata edukasi kopi,” terangnya.

Baca: Tiga Tenaga Medis di Kudus Positif Covid-19, Kasus Corona Jadi 27 Orang

Wisata edukasi kopi sendiri dimulai dari pengenalan budidaya kopi, proses produksi, hingga cara menyeduh kopi yang tepat. Itu dilakukan supaya Kopi Muria makin dikenal.

“Kemungkinan akan ada pilihan berupa paket wisata yang akan kita tawarkan serta ada tour guide yang memandu wisatawan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...