Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kebutuhan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jepara Tembus 20 Ribu Buah Tiap Bulan

MURIANEWS, Jepara – Kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) untuk penanganan virus corona atau Covid-19 di Jepara terbilang tinggi. Pasalnya, setiap bulannya Jepara membutuhkan 20 ribu buah untuk menangani virus tersebut.

Sekretaris Daerah Jepara, Edy Sujatmiko yang juga menjabat Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Jepara Penanganan Covid-19 Jepara mengatakan, 20 ribu APD tersebut merupakan jumlah keseluruhan.

Kebutuhan APD tersebut meliputi kebutuhan dari seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Jepara. Mulai dari kebutuhan di masing-masing rumah sakit, puskesmas,  poliklinik hingga tim pemulasaraan jenazah.

Secara ideal kebutuhan tersebut diakui belum semua tercukupi. Hal ini disebabkan karena beberapa kendala yang saat ini ada.

Baca:Pandemi Covid 19, Persidangan Pidana di Jepara Dilakukan Via Online

”Kebutuhan APD dalam sebulan untuk penanganan covid 19 di Jepara jumlahnya mencapai 20 ribu buah. Kebutuhan ini dengan segala cara harus dicukupi agar upaya penanganan bisa terus dilakukan dengan efektif,” ujar Edy Sujatmiko, Kamis (30/4/2020).

Dijelaskan oleh Edy Sujatmiko, masalah yang dihadapi dalam pemenuhan APD tersebut menurutnya bukan karena masalah dana.

Namun kendalanya adalah sulitnya mendapatkan APD karena saat ini terjadi kelangkaan barang. Sehingga untuk pemenuhan kebutuhan APD tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Meski begitu, sampai sejauh ini untuk pemenuhan APD di Jepara, masih bisa dilakukan dalam jumlah minimal. Artinya sampai saat ini kebutuhan dalam sebulan masih bisa tercukupi, meski harus segera mencari APD baru untuk kebutuhan bulan berikutnya.

Baca: Jadi Imam Musala, PDP Meninggal Asal Sowan Kidul Jepara Diperkirakan Kontak dengan Banyak Orang 

“Situasinya memang seperti itu. Kita masih bisa mencukupi kebutuhan minimal untuk APD, dan harus terus mencari barang lagi untuk kebutuhan bulan berikutnya. Sebenarnya kalau memang barangnya tersedia dan ada, kita akan membeli dalam jumlah sesuai kebutuhan dalam waktu tertentu,” tambah Edy Sujatmiko.

Dengan situasi-situasi yang terjadi saat ini maka memang diperlukan sebuah pengelolaan yang baik untuk APD yang tersedia.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya pada seluruh petugas medis, non medis yang ada di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Saat ini jumlah penduduk Jepara mencapai 1,2 juta jiwa. Sementara untuk jumlah dokter di Jepara hanya 200 orang. Dengan demikian ada rasio 1 banding 6000, dalam arti satu orang dokter harus menghandel 6000 orang warga.

”Jadi bisa dibayangkan jika ada sebagian dari mereka terpapar covid 19. Maka bisa dipastikan angka rasio yang ada semakin njomplang,” tandasnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...