Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Blora Siapkan Klinik Bhakti Padma untuk Isolasi Pasien Reaktif Rapid Test

MURIANEWS, Blora – Direktur RSUD Blora Nugroho Adiwarso menyampaikan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan penggunaan Klinik Bhakti Padma untuk tempat isolasi pasien reaktif atau positif berdasarkan rapid test.

Hal ini perlu dilakukan agar pengawasannya lebih mudah dibandingkan jika menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Tugas kami nanti memberikan pemahaman bagi mereka agar mau mengikuti isolasi di Klinik Bhakti Padma. Pasalnya yang positif rapid test ini tidak mengalami gejala klinis atau orang tanpa gejala (OTG), sehingga agak susah diminta isolasi karena merasa sehat,” katanya dalam jumpa pers, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, saat ini di RSUD Blora sedang merawat dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Kemudian, pada hari ini telah dilakukan pengambilan swab terhadap delapan orang termasuk tiga orang dari Pesantren Temboro, Magetan.

“Setelah diambil swab testnya langsung dikirim ke Yogyakarta, semoga hasilnya nanti negatif,” katanya.

Sedangkan berdasarkan data monitoring Tim GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, hingga hari ini sudah ada 27.608 pemudik.

Kemudian OTG sebanyak 110 orang, ODP 99 orang, PDP 10 orang, positif rapid-test 13 orang, dan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hanya satu yang meninggal 9 April 2020 lalu.

Sementara itu, Wakil Bupati Arief Rohman menambahkan, meskipun baru positif secara rapid test atau belum positif Covid-19 secara laboratoirum, pihaknya meminta agar masyarakat mulai dari desa meningkatkan kewaspadaan, utamanya para pendatang.

Adapun pasien positif rapid test kebanyakan di antaranya adalah pendatang, seperti santri dari Temboro Magetan (Jatim). Di mana daerah tersebut merupakan zona merah.

“Ketika rapid-test menunjukkan positif, langkah selanjutnya akan diambil swab test di rumah sakit. Semoga saja nanti hasilnya negatif. Ada masukan agar Klinik Bhakti Padma segera digunakan untuk isolasi pasien positif rapid test ini,” terangnya.

Pihaknya juga memohon agar masyarakat bisa meningkatkan kewaspadaannya dengan selalu melaporkan hadirnya pada pendatang di desanya.

Dengan demikian, pendatang itu bisa segera dicatat dan diperiksa petugas kesehatan jika berasal dari daerah merah.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...