Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Bulog Siapkan 80 Ton Gula Pasir untuk eks-Karesidenan Pati, Dibanderol Rp 12.500 Per Kilogram

MURIANEWS, Pati – Perum Bulog Sub Divre  II Pati menyiapkan 80 ton gula pasir selama bulan Ramadan. Stok tersebut diperkirakan cukup untuk kebutuhan di eks-Karesiden Pati.

Hal itu menyusul pada awal April lalu harga gula pasir sempat merajai pasaran. Bahkan harganya melambung tingi.

Kepala Bulog Pati Yonas haryadi Kurniawan mengatakan, sebelum bulan Ramadan kemarin, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pabrik gula yang ada di eks-Karesidenan Pati. Hasilnya, mereka siap untuk menyuplai kebutuhan gula selama bulan Ramadan.

Baca: Sempat Salat Tarawih Berjemaah, 56 Warga Tulakan Jepara Kontak Langsung dengan PDP Asal Pati Sebelum Meninggal

”Kita stok 80 ton selama sebulan penuh. Untuk harganya, masyarakat tidak perlu hawatir. Harga tetap di bawah Harga Eceran tertinggi (HET) yakni Rp 12.500 per kilogramnya,” kata Yonas, Rabu (29/4/2020).

Lebih dari itu, pihaknya bersama dengan instansi terkait juga sudah melakukan operasi pasar terkait harga gula yang sebelumnya merajai pasaran. Hasilnya, harga gula di sejumlah pasar tradisional sudah mulai stabil.

”Operasi itu sengaja kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga gula. Selain itu juga untuk mencegah adanya oknum yang mencoba menimbun gula pasir,” imbuhnya.

Dia juga berharap agar masyarakat tidak perlu menimbun gula pasir. Harga salah satu kebutuhan pokok itu memang sempat tinggi lantaran permintaan cukup banyak, sementara produksi berkurang.

Baca: Wakil Ketua DPRD Pati Pertanyakan Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19

Terpisah, Kepala Pasar Puri Kartono  mengatakan, untuk saat ini harga gula sudah kembali stabil setelah adanya operasi pasar yang dilakukan oleh pihak terkait.

Dari pantauan yang dilakukan, harga gula pasir paling tinggi di pasaran sekitar Rp 13.000 per kilogram. Menurutnya, harga ini merupakan harga umum lantaran sebelumnya mencapai Rp 17.000 hingga Rp 19.000 per kilogramnya.

”Harga gula sudah mulai stabil. Setiap ada kenaikan atau penurunan harga barang, kami akan langsung mencatat dan melakukan pendataan. Khusus Ramadan ini, semua harga sembako kami usahakan tetap stabil,” terangnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...