Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Desa di Kudus Ini Siapkan Tempat Karantina Berfasilitas Internet Gratis untuk Pemudik

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Desa (Pemdes) Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus menyiapkan tempat karantina untuk para pemudik. Tempat yang dijadikan karantina berada di kompleks balai desa setempat.

Langkah penyiapan tempat karantina ini, sebagai antisipasi jika tempat karantina yang disediakan pemkab sudah tidak bisa menampung pemudik.

Pemdes Gondangmanis menyiapkan sejumlah ruangan yang kapasitasnya sementara dapat menampung hingga 15 pemudik. Saat ini sudah siap untuk ditempati pemudik jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Sementara untuk fasilitasnya, pihak desa sudah menyediakan kasur, bantal, guling, kipas angin, hingga fasilitas WiFi gratis yang bisa digunakan penghuni karantina untuk mengakses internet.

”Untuk WiFi agar mereka (pemudik) tidak jenuh saat menjalani masa karantina. Sedangkan untuk makan juga kami sediakan gratis tiga kali sehari, ” kata Suharto, Sekretaris Desa Gondangmanis Rabu, (29/4/2020).

Menurutnya, untuk pengamanan akan dikoordinasikan dengan TNI dan Polri. Selain itu juga melibatkan para relawan Satgas Covid-19 di desanya.

Para pemudik yang akan dikarantina, juga akan diperiksa kesehatannya. Oleh karenanya, pihaknya bekerja sama dengan puskesmas dan bidan desa.

Ia menyatakan, untuk sementara akan tetap mengarahkan pemudik yang pulang ke desannya untuk melakukan karantina di lokasi yang sudah disediakan pemkab.

”Jika sudah tidak memungkinkan atau penuhm baru kami arahkan untuk karantina di lokasi yang kami sediakan,” ucapnya.

Hingga saat ini sudah ada sekitar 350 orang pemudik yang pulang ke desa tersebut. Sebagian besar mereka sudah selesai menjalani karantina mandiri.

“Hanya tinggal beberapa orang yang belum selesai, itupun kami pantau. Agar terpantau kondisi kesehatannya dan tetap di rumah,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...