Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Abaikan Larangan Mudik, Ratusan Pemudik Tiba di Jepara dalam Waktu Dua Hari

MURIANEWS, Jepara – Meski sudah ada larangan mudik dari Pemerintah mulai 24 April sampai 31 Mei 2020, kenyataannya tidak menyurutkan keinginan masyarakat untuk mudik. Buktinya, sudah ada ratusan pemudik yang tiba di Jepara dalam kurun waktu dua hari terakhir.

Padahal larangan mudik yang ditetapkan pemerintah dimaksudkan untuk bisa memutus penyebaran Covid-19 yang saat ini terjadi.

Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, untuk mengantisipasi dan mengawasi mobilitas masyarakat ini, pihaknya telah mendirikan tiga Pos Pemantauan Pemudik.

Pos-pos tersebut didirikan di masing-masing jalur perbatasan yang ada. Masing-masing di Welahan, Mayong dan Kelet.

Dalam dua hari terakhir, pihaknya melihat adanya mobilitas warga dari luar daerah masuk ke Jepara melalui pos-pos yang ada tersebut. Mereka berhasil didata dan diarahkan untuk melakukan tindakan-tindakan yang dipandang perlu.

“Masih ada ratusan orang yang masuk Jepara dalam dua hari terakhir. Jumlah itu terpantau melalui pos-pos yang kami dirikan di tiga daerah perbatasan. Mereka yang masuk kami data dan diberikan arahan terkait penanganan Covid-19. Data yang masuk kami teruskan ke masing-masing Desa untuk ditindaklanjuti,” ujar Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Selasa (28/4/2020).

Secara keseluruhan hingga saat ini ada 14.400 lebih warga yang tercatat telah masuk ke Jepara. Gelombang ini terjadi menyusul semakin masifnya dampak Covid-19 yang terjadi di beberapa wilayah-wilayah terkemuka di Jawa.

Sementara itu Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghazali meminta pemudik yang sudah sampai Jepara untuk patuh terhadap himbauan pemerintah. Pihaknya juga meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jepara menerapkan kebijakan yang jelas terhadap mereka ini.

Menurutnya, dari semua kasus Positif Covid 19 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal, semuanya dipicu oleh interaksi dengan mereka yang baru saja datang dari zona merah.

Karena itu, pihaknya meminta agar masalah pemudik yang saat ini sudah banyak tiba di Jepara bisa mendapatkan perhatian secara serius.

“Bagi para pemudik yang datang dari zona-zona merah saya minta untuk mengikuti prosedur-prosedur yang sudah di tetapkan. Baik di tingkat kabupaten maupun di desa-desa , prosedur-prosedur tersebut harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh pemudik yang datang,” ujarnya saat mendampingi Kapolres dan Forkopimda meninjau Pos Pantau di SCJ Jepara, Selasa (28/4/2020).

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...