Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tausiah Ramadan

Kilas Balik Ramadan dan Keharmonisan

0 52
Moh Rosyid *)

RAMADAN sebagai bulan perdamaian dan perilaku orang yang beribadah Ramadan menjadi yang santun. Hal ini direspon oleh Presiden Amerika kala itu, Barack Husein Obama , menyatakan via pesan di Gedung Putih Jumat 27 Juni 2014.

Atas nama warga Amerika, Michelle (istri Obama), dan Saya (Obama) berharap yang terbaik datangnya Ramadan. Komunitas muslim AS berjasa membantu perekonomian AS, kepedulian muslim Amerika pada warga AS yang kurang beruntung menciptakan kesempatan bagi semua dan mengurangi ketimpangan pendapatan. Kami berterima kasih pada muslim yang memberdayakan mahasiswa, pekerja dengan keterampilan dan kesehatan yang layak”.

Obama berharap, di tengah banyaknya konflik, Ramadan menciptakan perdamaian. Refleksi bulan suci bisa menjunjung martabat setiap manusia sehingga mengurangi potensi permusuhan.

Tahun 2014 Obama pun mengundang muslim AS berbuka bersama di Gedung Putih sebagaimana 2013. Muslim di Amerika diprediksi jumlahnya hingga tujuh juta.

Perdana Menteri Inggris David Cameron pun menyatakan bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk berkontemplasi (bertafakur) dan berbuat amal. Muslim Inggris adalah kelompok paling derma dibanding yang lain. Ia mendukung setiap kegiatan Ramadan di Inggris.

Pada waktu yang sama, Cameron mengajak berefleksi 100 tahun tragedi Perang Dunia. Islam dipandangnya ikut andil bersama Inggris, sebagaimana 1 juta muslim India berjuang bersama Inggris.

Jumlah muslim di Inggris mencapai 2,7 juta populasi (Republika, 29 Juni 2014). Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop memberi ucapan selamat Ramadan dan memberi penghargaan atas kontribusi warga muslim Australia yang membantu negerinya lebih majemuk dan makmur (Kompas, 30 Juni 2014). Dubes AS untuk Indonesia juga mengucapkan selamat Ramadan via iklan bagi muslimin Indonesia melalui layar kaca.

 

Hikmah Ramadan untuk Kerukunan

Pengakuan Presiden Amerika dan Perdana Menteri Inggris kala itu pada muslim bahwa melaksanakan Ramadan mampu mewujudkan kerukunan dunia perlu diwujudkan di Bumi Pertiwi. Ramadan di negeri ini dalam suasana damai bila dibanding kondisi muslim di Somalia versus militan Al Shahab.

Di Filipina, kondisi belum utuh adanya oposisi Islam Moro (MILF) dan Sayaf berafiliasi dengan al-Qaeda pimpinan Khair Mundos di Filipina bagian selatan yakni Kepulauan Davao, Pulau Mindanao.

Hikmah ibadah Ramadan adalah terwujudnya kerukunan umat beragama mewujudkan harmoni, empati, dan dialog antaragama mengedepankan sifat (1) seimbang (at-tawazun) menerima informasi dari berbagai sumber, tak latah menghakimi salah, (2) toleran (at-tasamuh) saling menghormati di tengah perbedaan agama atau aliran, dan (3) adil (al-adalah) sikap tegas jika menjadi penguasa dalam menegakkan hukum. Kesadaran diri/mawas diri bahwa setiap orang memiliki keunikan, kelebihan, dan kekurangan yang dapat saling melengkapi.

Dialog antaragama perlu diwujudkan dengan memahami ajaran agamanya dan agama lain terutama di bidang kemanusiaan untuk dijadikan sumber kehidupan. Surat Al-Hujurat ayat 10 berbunyi:

Sesungguhnya orang mukmin adalah bersaudara (dengan siapa saja agama dan etnisnya) karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah pada Allah supaya kamu mendapat rahmat”.  (*)

 

*) Penulis adalah dosen IAIN Kudus

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.