Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sempat Salat Tarawih Berjemaah, 56 Warga Tulakan Jepara Kontak Langsung dengan PDP Asal Pati Sebelum Meninggal

MURIANEWS, Jepara – Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Jepara dokter Fachruddin mengaku tetap melakukan penelusuran terhadap warga Kabupaten Pati yang meninggal di Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara.

Meski saat meninggal pasien belum sempat diswab, namun langkah tersebut tetap dilakukan. Hal ini karena dari informasi yang ada, baik dari pihak keluarga maupun RS Rehatta, pasien yang meninggal tersebut sudah masuk dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Karena sudah menjadi PDP, maka penanganan jenazahnya juga sudah dilakukan dengan protokol penanganan Covid-19. Makanya tadi proses pemakamannya juga dilakukan oleh petugas medis dan tim dari GTPP Covid-19 Jepara,” ujar dr Fachruddin, Senin (27/4/2020).

Baca: Warga Pati Meninggal di Tulakan Jepara Bikin Geger, Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Selanjutnya, untuk menindaklanjuti penanganan dalam kasus ini, pihaknya juga sudah melakukan tracing. Dalam proses tracing yang dilakukan, pihaknya sudah mencatat sedikitnya ada 56 orang yang diduga memiliki kontak erat dengan pasien sebelum meninggal.

“Pasien memang sempat ikut salat tarawih berjamaah di desa kelahirannya. Jadi dari proses tracing memang akhirnya cukup banyak nama yang tercatat. Jumlah 56 orang ini merupakan hasil tracing yang di Tulakan Jepara saja. Sedangkan yang di Pati belum bisa dipastikan,” tegas dr Fachruddin.

Untuk tracing yang di Pati sudah dikoordinasikan akan dilakukan oleh Tim Kesehatan Pati. Kemungkinan besar akan ada banyak orang juga yang akan masuk dalam daftar tracing di sana. Sebab saat ini ada dua orang anak dari pasien yang berada di Pati.

Mereka yang masuk dalam daftar tracing sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri dengan disiplin tinggi. Untuk memastikan secara lebih cepat terhadap kasus ini, maka lima orang keluarga inti akan segera dilakukan swab, untuk memastikan semuanya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...