Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kerabat Dua PDP Meninggal Berstatus Positif di Grobogan Selesai Dirapid Test, Ini Hasilnya

MURIANEWS, Grobogan – Tracking atau penelusuran terhadap orang yang pernah kontak dengan dua pasien positif Covid-19 dari Kecamatan Godong dan Gubug sudah selesai dilakukan dinas terkait.

Dalam tracking tersebut ada belasan orang kerabat kedua pasien yang sempat dirapid test. Hasil rapid tesnya nonreaktif atau negatif semua.

“Totalnya, ada 18 orang yang dirapid test. Dari tiap pasien positif Covid-19 itu ada sembilan kerabatnya yang kita rapid test. Alhamdulillah, hasilnya nonreaktif semua,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih, Senin (27/4/2020).

Endang menjelaskan, dua orang positif Covid-19 kelima dan keenam ini sudah meninggal pekan lalu. Yakni, seorang pria berusia 49 tahun dari Kecamatan Godong yang meninggal tanggal 15 April di RSUP Kariadi Semarang. Satu lagi adalah pria berusia 70 tahun dari Kecamatan Gubug yang meninggal di RSPAW Salatiga tanggal 17 April 2020.

“Sebelum meninggal, kedua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ini sempat diambil sampel lendir tenggorokannya untuk diuji swab. Hasil uji swab yang kami terima tanggal 21 April, keduanya dinyatakan positif Covid-19. Untuk pemakaman kedua orang ini dilakukan dengan protokol Covid-19,” ujar Kepala BPBD Grobogan itu.

Meninggalnya dua PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 menimbulkan tanda tanya. Yakni, darimanakah keduanya bisa tertular virus tersebut.

Baca: Dua PDP Meninggal yang Positif Corona di Grobogan Tak Punya Riwayat ke Zona Merah

Sebab, dari penelusuran yang dilakukan, keduanya tidak pernah punya riwayat ke luar daerah terutama dari wilayah zona merah. Sedangkan pada kedua kecamatan itu juga belum ada orang yang positif Covid-19 hingga saat ini.

Endang menambahkan, di luar dua orang itu, masih ada delapan orang lagi yang terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni, perempuan berusia 47 tahun dari Kecamatan Geyer yang sudah dinyatakan sembuh dan pemuda 24 tahun dari Kecamatan Pulokulon yang dirawat di RSUP Kariadi Semarang.

Kemudian, enam pasien positif Covid-19 lainnya dari Kecamatan Karangrayung. Yakni, empat perempuan berusia 32, 37, 38, dan 40 tahun serta dua orang berusia 43 dan 48 tahun.

“Dari enam pasien ini, lima di antaranya dari satu desa. Kondisi mereka saat ini sudah membaik dan dirawat di RSUD Purwodadi,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...