Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Penjualan Pisau di Sentra Pandai Besi Kudus Lesu Diterjang Pagebluk

MURIANEWS, Kudus – Penjualan kerajinan pisau di sentra pandai besi Kudus mulai lesu, karena dampak adanya pagebluk Covid-19 di Indonesia. Jumlah pesanan pun mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya.

Salah satu perajin pisau di sentra pandai besi Desa Hadipolo, Jekulo, Kudus Sahri Baedlowi mengatakan, kondisi pasar diakuinya kini memang tengah sepi. Para pembeli, katanya, kini memang tengah fokus membeli kebutuhan pokok. “Sampai saat ini belum ada pesanan lagi,” ucapnya Senin (27/4/2020).

Pesanan terakhir yang diterima, kata dia, adalah yang dikirim ke Surabaya beberapa waktu lalu. Walaupun demikian, pesanan tersebut sebenarnya sempat dibatalkan pemesan. Karena sudah terlanjur dikirim, akhirnya pemesan menerima.

Hanya memang,  tambah Sahri, untuk pembayarannya terpaksa disepakati ditunda. Karena pembelinya juga mempertimbangkan kondisi keuangannya.

Kondisi pasar yang lesu, juga membuat Sahri lebih menguatkan pemasaran aneka produk pisau logam lewat pemasaran secara daring.

Transaksi penjualan lewat pemasaran daring, diakui masih mengalir meskipun omzetnya tidak sebesar saat menerima pesanan dari pedagang pisau yang nantinya dijual kembali.

“Maklum yang memesan bukan pedagang, melainkan konsumen rumah tangga yang memang dipakai sendiri,” ujarnya.

Kondisi yang dialaminya, kata dia, masih dianggap beruntung karena masih bisa berjualan. Pasalnya, ada perajin pisau lain di Desa Hadipolo, yang harus menghentikan usahanya karena tidak ada permintaan.

“Termasuk kerajinan pisau untuk cenderamata, karena tidak ada lagi pesta nikah. Jika ditotal ada sekitar 50-an perajin yang terdampak,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...