Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Keluarga Pasien Covid Asal Mayong Bakal Dirapid Test, Teman Pasien Diminta Melapor Mandiri

MURIANEWS, Jepara – Penanganan kasus positif covid di Kecamatan Mayong terus dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Jepara.

Untuk memudahkan pengawasan, yang bersangkutan sudah dilakukan rawat isolasi di RS Rehatta, Kelet.

Juru Bicara GTPP Covid 19 Jepara, dr Fakhrudin menegaskan, isolasi yang dilakukan terhadap pasien merupakan upaya agar potensi penularan tidak terjadi lagi.

Selain itu pihaknya juga sudah berencana akan melakukan rapid test terhadap keluarga dari pasien.

“Sementara ini, dari keluarga akan ada empat orang yang akan dilakukan rapid test. Sedangkan yang lainnya masih akan kami telusuri,” katanya, Sabtu (26/4/2029).

Baca: Satu Lagi Warga Jepara Positif Covid-19, Berstatus Pelajar dan Sempat Dibesuk Teman Sekolah Tanpa Masker

“Kami juga berharap teman-teman pasie ataupun orang yang pernah kontak langsung dengan pasien, bisa melaporkan diri secara sukarela ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” ujarnya.

Menurut dr Fakhrudin sampai saat ini tim dari desa dan kecamatan masih berusaha untuk melakukan tracing terhadap teman-teman pasien yang sempat membesuk.

Masalah ini memang menjadikan pihaknya harus berupaya keras untuk bisa mendapatkan nama-nama mereka.

Pasien dipastikan positif setalah dilakukan swab saat menjalani rawat inap di RSUD Loekmono Hadi, pada 11- 17 April 2020 lalu.

Baca: GTTP Jepara: 17 Warga Masuk Daftar Tracing Pasien Covid-19 Kaliwungu Kudus

Saat itu, meski dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), karena kondisinya membaik, yang bersangkutan diperkenankan menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

“Situasinya masih seperti itu. Kami masih berusaha melakukan tracing terhadap teman-teman pasien dan pihak lain yang masuk dalam potensi penularan. Semua masih kami usahakan,” tambahnya.

Dari kesimpulan sementara, untuk proses pencarian sumber penularan (tracking) diduga pasien ini tertular dari dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama bersumber dari lokasi pengobatan tradisional dekat tempat tinggal pasien. Sedangkan kemungkinan kedua tertular dari seorang pelaku perjalanan dari Jakarta.

Baca: Pemkab Jepara Alokasikan Rp 200 Miliar untuk Penanganan Covid-19

“Sesuai keterangan pasien, dua kemungkinan ini yang masih akan didalami,” terangnya.

Sampai saat ini, di Kabupaten Jepara terdapat delapan orang pasien PDP yang dirawat di sejumlah rumah sakit. Lima orang dilaporkan menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD RA Kartini dan sati orang di RS PKU Muhamadiyah Mayong.

Sedangkan dua pasien PDP yang lain dirawat di rumah sakit luar daerah. Sementara dua orang positif Covid-19 yang saat ini masih dalam perawatan semuanya ada di ruang isolasi RS Rehatta Kelet.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...