Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bea Cukai Kudus Tetap Yakin Penerimaan Cukai Tercapai Meski Ada Wabah

MURIANEWS, Kudus – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, memperkirakan target penerimaan cukai rokok selama 2020 sebesar Rp 31,54 triliun, masih bisa terpenuhi. Sekalipun di tengah pagebluk Covid-19.

Kepala KPPBC Tipe Madya Kudus Gatot Sugeng Wibowo mengatakan, mengakui realisasi penerimaan cukai pada triwulan pertama memang belum mencapai target.

Namun pihaknya tetap optimistis target pada akhir tahun akan tercapai.

Untuk saat ini, katanya, penerimaan cukai pada triwulan pertama tahun 2020, baru terealisasi sebesar 14,30 persen. Atau baru Rp 5,14 triliun saja, dari target setahun sebesar Rp 31,45 triliun.

“Sementara target kepabeanan dari target Rp 82,55 miliar baru terealisasi Rp 5,46 miliar,” ucapnya Sabtu (25/4/2020) siang.

Walau demikian, pihaknya tak ambil pusing. Karena tren penerimaan selama ini, memang seperti itu. Di mana pada triwulan pertama masih cenderung sedikit.

Hal tersebut terjadi karena perusahaan masih menghabiskan stok cukai hasil pemesanan bulan Desember 2019. Sementara batas akhir pelekatan pita cukainya, dibatasi hingga awal Februari 2020.

“Sedangkan pemesanan pita cukai selama triwulan pertama baru terlihat bulan berikutnya, karena pembayarannya diperkirakan baru terlihat pada Mei atau Juni 2020,” rincinya.

Selain itu, yang membuatnya optimis adalah meskipun tengah dilanda Covid-19, lanjut dia, produksi rokok masih tetap terus berjalan. Termasuk pemesanan pita cukai rokok juga masih lancar.

“Untuk mengetahui apakah rokok yang diproduksi terpengaruh Covid-19 atau tidak bisa dilihat pada April atau Mei 2020, dari sisi permintaan konsumennya,” katanya.

Sepanjang tingkat produksi dan permintaan rokok masih seperti sebelum Covid-19, tambahnya, pihaknya optimistis realisasi penerimaan cukai bakal mencapai target.

Berdasarkan tren permintaan pula, katanya, pada bulan Mei dan Juni 2020 bakal mengalami kenaikan permintaan pemesanan pita cukai. “Termasuk pada akhir tahun juga sama,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.