Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

240 Ribu Warga Jepara Masuk dalam Program JPS Pemerintah

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten Jepara menyatakan setidaknya ada 240 ribu warga Jepara yang terdata da akan ter-cover dalam program Jaring Pengaman Sosial (JPS) pemerintah.

Rencananya, mereka akan mendapatkan bantuan, terkait dengan dampak penyebaran Covid-19 yang tengah terjadi saat ini.

Pernyataan ini disampaikan oleh Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi saat menjelaskan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah terkait dampak tak langsung dari kasus Covid-19 ini.

Dijelaskannya, dari jumlah tersebut nantinya akan discover oleh program JPS yang dilakukan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah Kabupaten Jepara sendiri.

“Jadi untuk penanganan dampak tak langsung Covid-19 ini, pemerintah membuat program JPS. Alokasinya masing-masing dari pemerintah pusat, provinsi dan daerah sendiri. Saat ini masih dalam proses pendataan dan sinkronisasi data yang dari pemerintah pusat,” ujar Dian Kristiandi, Jumat (25/4/2020).

Alokasi anggaran JPS bersumber dari pemerintah pusat akan disalurkan untuk kurang lebih 71 ribu jiwa. Kemudian alokasi anggaran JPS dari Provinsi akan disalurkan untuk sekitar 73 ribu jiwa.

Sementara dari ADD di masin-masing desa di Jepara akan mengcover sekitar 45 ribu jiwa.

Sedangkan dari alokasi yang disediakan APBD Jepara direncanakan akan mengcover sekitar 51 ribu jiwa. Saat ini semua dalam proses penyiapan, terutama masih dalam pengecekan data-data yang ada.

Alokasi dari pemerintah pusat sendiri, secara byname sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Sementara itu, di desa-desa kegiatan pendataan bagi warga yang akan mendapatkan melalui program JPS, sudah di lakukan.

Desa Kuwasen, Jepara, bahkan sudah mengumpulkan data-data warga yang diusulkan untuk program ini.

Petinggi Desa Kuwasen M Choir menyatakan sudah melakukan pendataan warga. Pihaknya sudah mengumpulkan ketua RT dan tokoh masyarakat untuk melakukan pendataan. Selanjutnya data tersebut sudah disampaikan ke Kecamatan.

“Mudah-mudahan program ini bisa meringankan beban masyarakat. Dampak covid 19 ini memang sudah mulai terasa di masyarakat. Masalah ini memang harus mendapatkan perhatian,” ujar M Choir, secara terpisah.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...