Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jelang Ramadan, Bahan Pokok di Kudus Dipastikan Aman

MURIANEWS, Kudus –  Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus memastikan stok kebutuhan bahan pokok jelang Ramadan masih aman. Beberapa komoditas utama seperti beras dan sejumlah komoditas lain juga masih tersedia.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi, dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Imam Prayitno merincikan, untuk total komoditas beras di Kudus mencapai 5.100 ton.

“Saat ini tersimpan di gudang para pedagang,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Sedang untuk stok gula pasir, katanya, kini masih memiliki stok sebanyak 675 ton. Jumlah tersebut dirasa aman untuk menyongsong Ramadan esok. “Stoknya 675 ton, cukup aman,” ujarnya.

Untuk minyak goreng curah, tambahnya, kini masih memiliki stok sebanyak 248 ribu liter. Kemudian untuk komoditas lain seperti bawang putih, Imam mengatakan jika masih memiliki stok sebesar 50,4 ton.

“Stok tersimpan di gudang sejumlah distributor yang juga stok berjalan,” lanjutnya.

Kemudian untuk stok bawang merah, jelas Imam, kini tersedia di pasaran sebesar 27,9 ton.

Kemudian untuk komoditas daging, lanjut Imam, untuk daging ayam Kabupaten Kudus memiliki stok mencapai 41,4 ton. Sedangkan untuk daging sapi memiliki stok 12,6 ton. “Untuk kerbau ada 7,2 ton,” katanya.

Khusus untuk komoditas telur, kata dia, stoknya juga cukup banyak. Yakni mencapai 42,3 ton, sedangkan cabai rawit 34,88 ton dan cabai besar 56,25 ton.

Hanya, ketersediaan stok, kata Imam, belum tentu membuat harga stabil. Seperti harga gula pasir yang hingga kini masih tinggi yang mencapai Rp 17 ribu.

“Kalaupun ada beberapa komoditas yang harga jual di pasaran melonjak, tentunya banyak faktornya ketika stok ternyata tersedia cukup,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat di Kabupaten Kudus untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Serta tidak melakukan aksi borong kebutuhan pokok masyarakat karena di pasaran masih tersedia.

“Termasuk gula pasir yang disebutkan di beberapa toko tidak tersedia stoknya,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...