Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tangani Covid-19, Status Jepara Naik Menjadi Tanggap Darurat

MURIANEWS, Jepara– Menyusul perkembangan yang terjadi terkait penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Jepara, Pemerintah Kabupaten Jepara meningkatkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat.

Keputusan ini diambil Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi, Selasa (21/4/2020) setelah melakukan rapat dengan Forkopimda Jepara.

Saat ini di Jepara sudah ada delapan orang warga meninggal dunia. Satu orang meninggal dengan status positif Covid-19 dan tujuh orang lainnya meninggal dalam status PDP Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Perkembangan inilah yang menjadi alasan utama, hingga akhirnya Pemkab Jepara memutuskan menaikan status bencana menjadi Tanggab Darurat.

Baca: Pasien Covid-19 Asal Blimbingrejo Jepara Diisolasi di RS Rehatta

Keputusan menaikan status menjadi tanggap darurat diharapkan bisa segera memberi percepatan yang lebih efektif dalam pengambilan langkah-langkah yang dibutuhkan.

Keputusan ini merupakan rumusan bersama bersama Kajari Jepara Saiful Bahri, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm. Suharyanto, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, dan Ketua Pengadilan Negeri Jepara Buyung Dwikora.

“Dengan status tanggap darurat ini, masyarakat diharapkan untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, tidak lengah dan selalu menjaga diri. Hal ini karena pandemi virus korona sudah mengancam kehidupan dan penghidupan warga Jepara,” ujar Dian Kristiandi, Selasa (21/2/2020).

Selanjutnya, Dian Kristiandi meminta agar semua pihak yang terlibat dalam  upaya penanggulangan segera melakukan kajian terhadap situasi dan kebutuhan penanganan darurat.

Baca: Satu PDP Asal Nalumsari Jepara Meninggal Dunia

Kemudian juga diperintahkan untuk segera mengaktifkan sistem komando penanganan darurat dan penyusunan rencana operasi yang menyeluruh.

Penanganan darurat yang dilaksanakan, akan  meliputi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perlindungan kelompok rentan, dan pengendalian terhadap sumber ancaman bencana. Kemudian, penyelamatan dan evakuasi masyarakat korban, serta perbaikan fungsi prasarana dan sarana vital.

“Secara garis besar dalam rapat tersebut, menitikberatkan kepada konsentrasi terhadap cegah, tangkal, dan antisipasi perluasan penyebaran virus korona,” kata Dian Kristiandi.

Sementara itu, menyusul penetapan status Tanggab Darurat yang sudah diputuskan, Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyatakan akan segera melakukan beberapa rencana. Di antaranya adalah mendirikan posko terpadu tanggap Covid-19.

Rencananya aka nada dua posko terpadu yang didirikan berkerjasama dengan lintas sektor yang ada. Posko tersebut akan didirikan masing-masing di wilayah Mayong dan pelabuhan Penyeberangan Jepara.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...