Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

HIMKI Jepara Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

MURIANEWS, Jepara – Para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI)  Jepara, menyalurkan bantuan paket sembako. Jumlah paket sembako yang disalurkan sebagai bantuan tersebut jumlahnya mencapai 2000 paket.

Ribuan paket sembako bantuan tersebut mulai disalurkan Senin (20/4/2020) di kantor sekretariat HIMKI Jepara.

Ketua HIMKI Jepara Maskur Zaenuri menyatakan, bantuan yang disalurkan untuk warga yang terdampak Covid 19, dihimpun dari para pengusaha. Selain  berupa bahan sembako, bantuan ini juga diberikan berupa daging ayam beku.

Diharapkan paket sembako dan daging ayam beku ini bisa mengurangi beban masyarakat. Bantuan ini diserahkan secara langsung pada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan dipirioritaskan untuk masyarakat yang saat ini menjadi ODP (orang dalam pemantauan) maupun PDP (pasien dalam pengawasan) virus Covid-19. Ada lebih dari 250 orang baik ODP maupun PDP,” kata Maskur Zaenuri, Senin (20/4/2020).

Di luar kelompok tersebut, bantuan juga sampaikan kepada para anggota Jepara volunter, GP. Ansor, masyarakat Kristiani, dan Unisnu Jepara. Bantuan sembako tersebut disampaikan melalui pengurus masing-masing untuk dilanjutkan lepada masing-masing yang membutuhkan.

Termasuk pada para karyawan dari pengusaha  anggota HIMKI yang saat ini dirumahkan karena dampak pandemi ini juga diberikan bantuan. Karena dampak tak langsung Covid 19, beberapa pengusaha anggota HIMKI Jepara ada yang merumahkan karyawannya.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama dilakukan HIMKI, di tegah pandemi korona. DPD HIMKI Jepara akan terus berupaya untuk menggalang dana dari para anggota untuk dapat membantu sesama. Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu memenuhi kebutuhan mereka,” tambah Maskur Zaenuri.

Dikatakan juga oleh Maskur, dampak pandemi covid 19 mulau terasa dalam sebulan terakhir. Khususnya bagi para pelaku ekspor, permintaan barang ke luar negeri mengalami penurunan drastis. Sepekan terakhir sudah mulai ada permintaan meski jumlahnya sedikit.

Kawasan Eropa yang sebelumnya menerapkan Lock Down sudah ada membuka diri. Pelan-pelan diharapkan semua pengusaha bisa kembali bangkit.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...