Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tenaga Medis Mantan Penderita Corona Tanpa Gejala di Kudus Ini Ceritakan Kisahnya

MURIANEWS, Kudus – Sukarsih (28), seorang tenaga medis di Rumah Sakit Mardirahayu Kudus, divonis positif terpapar Covid-19 awal April 2020 lalu. Ia masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG), dan menjadi kasus corona perdana di Kota Kretek.

Setelah beberapa hari dirawat intensif, Sukarsih dinyatakan sembuh. Virus corona yang sempat bersarang dalam tubuhnya dinyatakan sudah hilang. Ia pun menjadi pasien corona pertama yang sembuh di kota ini.

Sukarsih pun menceritakan kisahnya. Menurut dia, yang paling dibutuhkan oleh seorang penderita Covid-19 adalah dukungan moril.

Oleh karenanya ia berharap masyarakat tak memandang negatif orang yang dinyatakan positif terpapar corona. Apalagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Kami harapkan memang tidak ada stigma negatif apabila kami sudah kembali ke masyarakat,” katanya, Senin (20/4/2020).

Baik ODP, PDP, maupun pasien positif Covid-19, katanya, haruslah diberi dukungan moril yang cukup. Sehingga kondisi pasien yang mengidap Covid-19 bisa semakin membaik dan memiliki hari yang gembira.

Sukarsih mengatakan, jika kondisi pasien positif Covid-19 dalam keadaan baik dan senang, maka imun dalam diri pasien akan terbentuk. Sehingga proses pemulihan bisa cepat dialami pasien.

“Begitu pula dengan ODP dan PDP, sebaiknya terus didukung dan diberi semangat,” tambahnya.

Ditanya soal pengalamannya saat pulang ke rumah usai dinyatakan negatif Covid-19, Sukarsih mengatakan kondisi depan rumahnya sempat sepi, karena dia sempat dinyatakan positif.

Beruntungnya, teman-teman kerja, kata Asih, masih mendukungnya hingga saat ini.

“Saat ini saya sudah baik-baik saja, keadaan di rumah juga sudah cukup normal, saya berharap ini segera berlalu,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, Sukarsih merupakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RS Mardirhayu Kudus dan dinyatakan sembuh pada, Kamis (9/4/2020).

Sukarsih berasal dari Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Sukarsih, merupakan seorang tenaga medis di RS Mardirahayu Kudus.

Dia menjalani masa isolasinya selama beberapa hari. Gejala terpapar corona tak dirasakannya.

Karena saat awal dia hanya mengeluhkan nyeri haid dan diare, tepatnya pada tanggal 25 Maret 2020 lalu.

Namun dalam perjalanannya, Sukarsih mengalami batuk kering dan sesak napas. Oleh karena itu, dokter menyarankan untuk dilakukan scan thorax pada tanggal 27 Maret 2020. Hasil scan pun menunjukkan indikasi positif Covid-19.

Sukarsih pun di-rapid test dan dites swab masing-masing satu kali. Ketika hasil rapid test menyatakan dia positif, maka hari itu juga dia dites menggunakan uji swab.

Pada 3 April 2020, dia dinyatakan positif terpapar corona, dan harus diisolasi serta dicek swab lagi.

Kemudian tanggal empat dan lima April 2020, kembali dilakukan swab untuk memastikan masih ada atau tidak virus tersebut di tubuhnya.

Hingga pada akhirnya hasil swab keluar. Dia dinyatakan negatif pada 8 April 2020 dan diperbolehkan pulang.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...