Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Covid-19 Asal Blimbingrejo Jepara Diisolasi di RS Rehatta

MURIANEWS, Jepara – Perkembangan kasus positif Covid-19 di Desa Blimbingrejo, Nalumsari, Jepara memasuki babak baru. Setelah diketahui hasil Swab dari pasien dan bayinya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 di Jepara, mengambil langkah-langkah lebih lanjut.

Juru Bicara GTPP Covid 19 Jepara, dr Fakhrudin menyatakan, pihaknya memutuskan untuk mengambil langkah lebih serius lagi terkait perkembangan kasus ini. Setelah mendapatkan hasil swab dari pasien dan bayi, maka diputuskan untuk melakukan perawatan isolasi terhadap sang ibu.

Dari hasil swab yang sudah diterima pihaknya, si ibu dinyatakan masih positif Covid-19. Sedangkan sang bayi negatif. Sehingga untuk menjaga kemungkinan-kemungkinan yang buruk, diputuskan si ibu ini dirujuk ke RS Rehatta untuk menjalani isolasi.

Baca: Satu Lagi PDP Jepara Meninggal Dunia, Punya Riwayat dari Jakarta

”Jadi pasien dan bayinya sudah menjalani pemeriksaan swab sebanyak dua kali. Pengambilan spesimennya dilakukan di RSUD Kartini Jepara beberapa waktu lalu. Pada swab pertama hasilnya negatif. Namun pada swab yang kedua hasilnya positif. Sedangkan bayinya diketahui hasilnya negatif semua,” ujarnya, Senin (20/4/2020).

Untuk menghindari penularan lebih jauh, maka diputuskan untuk melakukan isolasi pada pasien. Karena ruang isolasi di RSUD Kartini penuh, maka proses perawatan isolasi akhirnya diputuskan dilakukan di RS Rehatta, Keling, Jepara.

Meskipun masih dalam masa menyusui, pasien ini tetap akan dipisah dengan bayinya untuk menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan. Untuk kebutuhan ASI (Air Susu Ibu), nantinya akan dilakukan dengan cara disedot dan ditempatkan pada wadah khusus.

Baca: Warga Pengkol Jepara Meninggal dengan Status PDP

Nantinya kebutuhan ASI ini akan diatur sedemikian rupa sehingga si bayi tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup.

”Mengenai hal ini sudah kami koordinasikan dengan pihak keluarga. Intinya semua ini dilakukan untuk menghindarkan dari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Si Pasien sendiri saat ini secara fisik dan mental kondisinya masih bagus. Dalam masa isolasi selama 14 hari, pasien akan dimonitor secara serius oleh Tim Medis Puskesmas Keling,” jelasnya.

Dalam masa isolasi nantinya pasien akan kembali dilakukan pemeriksaan swab untuk memastikan kondisinya. Setidaknya masih akan dilakukan pemeriksaan swab dua kali lagi secara berkala.

Pemeriksaan sendiri sudah dijadwalkan oleh tim tehnis. Sebelumnya pasien positif Covid-19 asal Nalumsari dikenakan isolasi mandiri di rumahnya di Desa Blimbingrejo.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...