Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Lima Tetangga Pasien Corona Asal Karangrayung Grobogan Reaktif Saat Dirapid Tes

MURIANEWS, Grobogan – Sebanyak lima warga Kecamatan Karangrayung, Grobogan saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Ki Ageng Getas Pendowo yang berada di Kecamatan Gubug. Tindakan ini dilakukan menyusul rapid test terhadap mereka ini hasilnya reaktif.

Kelima orang ini terkait dengan pasien positif Covid-19 keempat di Grobogan yang asalnya dari Kecamatan Karangrayung.

Mereka ini adalah tetangga dan kerabat dari pasien positif Covid-19 berjenis kelamin perempuan berusia 43 tahun tersebut.

“Untuk sementara, sudah ada lima orang yang hasil rapid tesnya reaktif. Semuanya sudah kami tempatkan di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo,” kata Kepala Dinas Kesehatan Grobogan Slamet Widodo, Jumat (17/4/2020).

Slamet menjelaskan, meski hasil rapid testnya reaktif namun kelima orang itu belum tentu terpapar Covid-19. Untuk memastikan, kelimanya akan segera diambil sampel lendirnya untuk diuji swab di laboratorium.

Sebagai upaya kehati-hatian dan memudahkan pengawasan, kelima orang itu ditempatkan di ruang isolasi.

“Ini yang penting dimengerti. Reaktif berdasarkan hasil rapid test bukan berarti sudah terkena Covid-19. Untuk memastikan positif atau negatif Covid-19 itu harus melalui uji swab,” jelasnya.

Baca: Pasien Corona Asal Karangrayung Juga Tak Jujur, 20 Pegawai RSUD Purwodadi Bakal Dirapid Test Ulang

Masih dikatakan Slamet, rapid test itu dilakukan terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 berdasarkan hasil tracking yang dilakukan.

Selain keluarga dan tetangga, rapid test juga dilakukan terhadap tenaga medis di Puskesmas Karangrayung II yang sempat menangani pasien itu sebelum dirujuk ke RSUD Purwodadi.

“Hingga saat ini, sudah ada sekitar 30 orang yang kami rapid test. Hasilnya, ada lima orang yang reaktif dan lainnya nonreaktif. Ini, trackingnya masih berlanjut,” jelasnya.

Sebelumnya, sudah ada tiga orang yang dinyatakan positif Covid-19. Yakni, perempuan berusia 47 tahun dari Kecamatan Geyer, pemuda 24 tahun dari Kecamatan Pulokulon, dan pria berusia 43 tahun dari Kecamatan Karangrayung.

“Untuk tracking terhadap tiga pasien positif lainnya sudah kami lakukan dan sudah dilakukan rapid test juga. Hasilnya, nonreaktif semua. Meski demikian, warga setempat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...