Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Berlakukan Jam Malam Mulai 18 April, Akses ke Alun-Alun dan Balai Jagong Ditutup

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal memberlakukan pembatasan jam malam di area keramaian dengan memblokade akses jalan di sejumlah titik.

Untuk tahap uji coba, akan dilaksanakan di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh dan komplek Balai Jagong.

Pemberlakuan tersebut akan dilakukan mulai Sabtu 18 April 2020. Dengan waktu penerapan mulai pukul 20.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Sementara untuk Rabu (15/4/2020) sore ini, telah dilakukan uji coba atau simulasi dan pengecekan alat blokade.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Galuh Pandu Pandega mengklarifikasi jika penutupan dua jalan yakni area Simpang Tujuh dan Jalan Jendral Sudirman hanya sebatas simulasi saja. Sementara untuk sosialisasi terkait hal ini, baru akan dilakukan mulai besok.

“Hari ini hanya pengecekan alat dan penghitungan butuh berapa water barrier saja,” katanya.

Hal tersebut dilakukan karena sejumlah alat akan didatangkan dari Semarang. Sehingga pihaknya perlu mendata terkait berapa jumlah perlengkapan yang dibutuhkan untuk menutup jalan.

“Ini jalan sudah dibuka, tadi kami hanya mengukur dan simulasi kecil saja,” ujarnya.

Sementara untuk sosialisasi, kata Pandu, akan dilakukan dengan beraneka macam cara. Mulai dari pesan daring hingga imbauan keliling.

Namun terkait pemberlakuan secara sah, akan menunggu komando dari Plt Bupati Kudus HM Hartopo. “Pak Plt Bupati akan berstatement langsung,” lanjutnya.

Pihaknya pun mengatakan akan ada pembatasan waktu berjualan bagi pedagang kaki lima (PKL). Hingga pembatasan masa yang berkerumun di daerah yang ditutup.

Namun, untuk itu, akan dikoordinasikan dengan unsur-unsur terkait.

“Tentu kalau masalah PKL diurus Dinas Perdagangan, akan ada sosialisasi lanjutan,” terangnya.

Sementa Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil juga membenarkan hal tersebut.

Pemberlakuan pembatasan area keramaian akan dilakukan pada Sabtu (18/4/2020) mendatang. Sementara untuk sosialisasi akan dimulai besok.

“Baru Sabtu diberlakukannya, di seputaran Balai Jagong dan alun-alun,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...