Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Disiapkan Internet Gratis, Pemudik Dikarantina di Rusunawa Kudus Jadi 39 Orang

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pemudik asal zona merah yang dikarantina di Rusunawa TB-4 Bakalan Krapayak, Kudus, hingga Rabu (15/4/2020) bertambah menjadi 39 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sejak Senin lalu yang hanya 21 orang saja.

Sekretaris Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan menjelaskan, jumlah tersebut masih bisa bertambah seiring berjalannya waktu. Pihaknya pun akan turut memastikan kenyamanan dan keamanan dari para pemudik yang dikarantina.

“Kami akan upayakan kenyamanan mereka,” katanya.

Pihaknya pun kini tengah menyurati Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) terkait pengadaan sambungan internet gratis untuk para pemudik yang dikarantina. “Kami sudah bersurat ke mereka, semoga bisa,” ujarnya.

Sedang hingga kini, para pemudik yang tengah dikarantina diberikan jadwal kegiatan yang dianggap bisa meningkatkan imun mereka. Serta membuat kondisi hati mereka bahagia.

Di antaranya dengan berjemur dan olahraga pagi. Makan mereka, tambah Satria juga dijamin tiga kali dalam sehari. “Hari ini juga ada kegiatan relaksasi,” terangnya.

Sementara untuk kecamatan asal, kata Satria, kebanyakan para pemudik berasal dari Kecamatan Undaan, Kudus. Kemudian disusul dengan Kecamatan Kaliwungu, maupun Kecamatan Kota.

“Karena Undaan tidak ada lokasi karantina jadi mereka di sini semua,” katanya.

Sedang untuk jenis kelamin pemudik, secara keseluruhan para pemudik yang dikarantina berjenis kelamin laki-laki. Dengan daerah asal yakni dari Jakarta dan sekitarnya.

“Ada juga dua anak buah kapal (ABK) dari Jepang, mereka adalah dua pemudik pertama yang dikarantina,” terangnya.

Diketahui, Pemkab Kudus sendiri menyiapkan setidaknya empat lokasi karantina OPD. Satu lokasi utama berada di Rusunawa Kudus.

Tiga lainnya yakni Graha Muria, Balai Diklat Menawan, dan lokasi karantina yang disediakan oleh PR Sukun.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...