Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kasus Positif Covid di Blimbingrejo, Ibu dan Bayi Kembali Diperiksa di RSUD Kartini Jepara

MURIANEWS, Jepara – Pasien positif Covid-19 asal Desa Blimbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Jepara dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya penanganan yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Jepara.

Juru bicara Tim GTPP Covid-19 Jepara dr Fakhruddin menyatakan, pemeriksaan ini diharapkan bisa semakin memberi gambaran mengenai penanganan lanjutan yang harus dilakukan. Pasien yang baru saja melahirkan, pada akhirnya juga memberi potensi penularan pada si bayi dan pihak keluarganya.

Baca: Salah Entri, Jumlah Positif Covid-19 Jepara Hanya Tiga Orang, Jubir GTPP Minta Maaf

Tim Epidemologi juga masih terus melakukan upaya-upaya penanggulangan potensi penularan covid 19 di lokasi. Di antaranya dilakukan penyemprotan disinfektan dan terus melakukan proses tracking lanjutan.

Proses tracking ini diharapkan bisa tuntas, dan bisa segera ditindaklanjuti dengan pemanfaatan rapid test.

“Jadi kami masih terus melakukan upaya-upaya yang dibutuhkan untuk menangani kejadian ini. Untuk lebih memastikan kondisi pasien dan bayinya, kami akan melakukan pemeriksaan di RSUD Kartini Jepara. Hari ini akan dilaksanakan,” ujar dr Fakhruddin, Selasa (14/4/2020) pada press conference.

Pasien positif Covid-19 di Blimbingrejo, disebutkan oleh dr Fakhruddin memiliki riwayat perjalanan ke Rembang. Tanggal 21 Maret 2020, saat berada di Rembang dalam kondisi hamil, pasien ini bertemu dengan orang yang baru datang dari Jakarta.

Baca: Penanganan Corona Jepara Lamban, Ketua DPRD: Apa Harus Nunggu Korban Meninggal Lagi?

Selanjutnya pada 29 Maret 2020, pasien ini mengalami kontraksi dan dibawa ke salah satu RS Swasta di Kudus. Di sinilah status PDP kemudian ditetapkan, karena pasien menunjukan gejala-gejala covid. Atas hal ini pasien kemudian dirujuk ke RSUD Loekmono Hadi Kudus.

”Karena memerlukan penanganan khusus dan sekaligus akan melahirkan secara cesar, akhirnya pasien dirujuk ke RSUP Kariadi. Pada tanggal 31 Maret 2020 akhirnya masuk ke ruang isolasi RSUP Kariadi Semarang, sekaligus menjalani operasi cesar,” jelas dr Fakhruddin.

Operasi cesar berjalan baik, si pasien dan bayinya diketahui selamat. Lalu pada tanggal 1 April 2020 dilakukan pengecekan Swab pada mereka. Karena kondisi ibu dan anak stabil akhirnya diperkenankan pulang ke Jepara. Namun status terhadap pasien ini masih Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Baca: Dua Ribu Pekerja Dirumahkan, Pemohon Kartu Pra-Kerja Mulai Didata Pemkab Jepara

Selanjutnya, pada 13 April 2020, hasil swab diketahui menunjukan positive. Sehingga akhirnya dilakukan penanganan terhadap pasien dan anaknya. Tracking juga dilakukan pada orang sekitarnya. Selanjutnya, ibu dan bayinya kembali akan dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Kartini Jepara.

“Ini untuk memastikan bagaimana kondisi terakhir dari ibu dan bayi, juga orang-orang disekitar yang sudah berinteraksi dengan mereka. Karena itu ibu dan bayinya kembali menjalani pemeriksaan di RSUD Kartini Jepara,” tegas Fakhruddin.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...