Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pegawai RSUD Purwodadi yang Kontak dengan Pasien Covid-19 Mulai Dirapid Test

MURIANEWS, Grobogan – Para pegawai RSUD Purwodadi menjalani rapid test mulai Sabtu (11/4/2020) hari ini. Pelaksanaan rapid test dilakukan menyusul adanya satu pasien positif Covid-19 yang sempat dirawat di bangsal umum rumah sakit itu.

Pada hari pertama, ada 25 orang yang sudah menjalani rapid test. Wakil Direktur RSUD Purwodadi Titik Wahyuningsih saat dikonfirmasi membenarkannya.

“Iya, hari ini tadi jadi dilakukan rapid test. Tadi ada 25 orang yang sudah dirapid test,” katanya.

Menurutnya, jumlah pegawai yang direncanakan menjalani rapid test ada sekitar 76 orang. Mereka ini adalah orang yang sempat kontak langsung dengan pasien itu, sebelum ditempatkan di ruang isolasi.

Yakni, petugas di bagian pendaftaran, IGD, dokter, perawat, hingga tenaga kebersihan.

“Pelaksanaan rapid test kita lakukan bertahap. Untuk yang lainnya akan kami rapid test hari Senin dan Selasa lusa,” jelasnya.

Disinggung mengenai hasil rapid test yang dilakukan hari ini, Titik menyatakan, belum bisa diketahui. Hasil pemeriksaan menurut dia, baru bisa diketahui besok.

Diberitakan sebelumnya, pemeriksaan terhadap pegawai di RSUD itu dilakukan terkait ketidakjujuran pasien yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil uji swab yang dikirimkan ke dinas terkait, Kamis (9/4/2020) malam.

Penderita Covid-19 ini, sebelumnya punya riwayat baru pulang dari Hongkong pada beberapa bulan lalu. Setelah itu, ia juga sempat pergi ke tempat temannya di Yogyakarta.

Tidak lama setelah dari Yogyakarta, yang bersangkutan sakit dan periksa ke RSUD Purwodadi pada 24 Maret 2020.

Baca: Pasien Corona Sempat Dirawat di Bangsal Umum karena Tak Jujur, Pegawai RSUD Purwodadi Segera Dirapid Test

Saat periksa, pasien asal Kecamatan Geyer itu tidak jujur memberikan keterangan. Di mana, yang bersangkutan mengaku tidak pernah pergi ke luar negeri, maupun daerah yang statusnya zona merah Covid-19.

Dari keterangan inilah, pasien tersebut selanjutnya dirawat di salah satu kamar perawatan yang ada di bangsal Aster. Di kamar perawatan ini ditempati tiga orang pasien.

Selama di rawat, pasien berusia 47 tahun itu juga ditangani dokter spesialis penyakit dalam. Kemudian, kondisinya juga diobservasi lebih lanjut oleh dokter spesialis paru.

Dari pemeriksaan dokter spesialis ini, kondisi pasien ada pneumonia. Setelah ditanyakan lebih lanjut, pada tanggal 30 Maret 2020, pasien baru mengaku kalau baru pulang dari luar negeri dan sempat perhi ke Yogyakarta.

Setelah menyampaikan keterangan itu, pasien kemudian dipindahkan ke ruang isolasi. Kemudian, setelah kondisinya sehat, pasien itu diperbolehkan pulang 2 April 2020 dan diminta isolasi mandiri di rumah.

Sebelum pulang, pasien sempat diambil sampel lendirnya untuk diuji di laboratorium di Yogyakarta. Hasil uji swab menyatakan kalau pasien itu positif Covid-19.

Berdasarkan hasil swab ini, pasien itu kembali dijemput dari rumahnya oleh petugas untuk kembali dirawat di RSUD Purwodadi.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...