Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Polisi Buru Penyebar Hoaks Pasien Corona Rembang Meninggal

MURIANEWS, Rembang – Jajaran Polres Rembang menyatakan kini tengah menelusuri penyebar berita bohong (hoaks) tentang pasien corona di wilayah itu. Pasalnya, kabar yang diedarkan melalui media sosial itu telah menimbulkan kepanikan.

Kabar hoaks itu menyebutkan jika pasien positif corona asal Pamotan, Kabupaten Rembang telah meninggal dunia. Padahal, pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan dari RSUD Wongsonegoro Kota Semarang.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan, berita hoaks itu beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp dan Facebook. Setelah kabar bohong itu beredar, pihaknya langsung counter balik, melalui media sosial.

“Kami sampaikan secara manual maupun lewat medsos kabar pasien meninggal dunia tidak benar. Pasien positif corona warga Rembang yang diisolasi di Semarang kondisinya justru semakin membaik, bahkan sembuh,” katanya dikutip dari laman Polres Rembang pada Rabu (1/4/2020).

Ia memastikan, telah memerintahkan tim patroli cyber untuk menelusuri penyebar kabar bohong tersebut. “Makanya kita selidiki, dicek siapa yang menyebarkan hoaks tetap kita kejar, “ ujarnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Rembang dan perusahaan swasta mengerahkan mobil pemadam kebakaran, guna menyemprotkan desinfektan.

Baca: Kabar Baik! Pasien Corona dari Pamotan Rembang Sudah Sembuh

Polisi juga memodifikasi sendiri sarana pompa air dan bak penampung, dinaikkan ke atas mobil polisi. Diharapkan dengan ukuran mobil lebih kecil, dapat menjangkau masuk ke gang-gang sempit.

“Yang mobil damkar dari pemkab dan pabrik semen menyemprot dari jalan raya. Tapi hasil modifikasi dari polres, kami arahkan lewat gang-gang sempit, sehingga jangkauannya lebih luwes,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, satu pasien positif corona dari Rembang yang dirawat di RS Wongsonegoro Semarang, Selasa (31/3/2020) telah dinyatakan sembuh.

Pasien dari Kecamatan Pamotan Rembang itu, kini telah dijemput oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang untuk diantar ke rumahnya.

Kepala Dinkes Rembang dr Ali Syafi’i membenarkan hal ini. Menurut dia, dari hasil swab kedua, pasien itu menunjukkan negatif Covid-19.

Dengan dipulangkannya pasien tersebut, ia berharap warga sekitar tak mengucilkannya. Karena menurut dia, pasien tersebut sudah tidak membawa bibit virus corona.

“Karena sudah dinyatakan negatif , sehingga sudah tidak membawa virus corona lagi dalam tubuhnya, ini yang perlu digaris bawahi. Mohon disampaikan kepada warga, bahwa yang bersangkutan sudah tidak berpotensi menularkan apapun terkait corona,” katanya dalam keterangan persnya.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...