Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Moewardi Solo Dinyatakan Sembuh

MURIANEWS, Solo – Tiga pasien yang terkonfirmasi positif corona atau Covid-19 di RSUD dr Moewardi Solo dinyatakan sembuh. Dengan demikian, saat ini tidak ada pasien positif virus corona yang dirawat di RSUD milik Provinsi Jateng itu.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, meski telah sembuh, tiga mantan pasien itu diminta tetap menjaga diri dan beristirahat di rumah.

“Jangan sampai terpapar lagi. Sembuh terus terpapar lagi kan juga kasihan,” katanya sepertdi dikutip dari Solopos.com, Selasa (31/3/2020).

Baca:Imam Suroso Meninggal, 10 Orang Dikarantina Termasuk Anak dan Istri

Ia menjelaskan, para pasien positif corona yang sudah sembuh dan keluar dari RSUD dr Moewardi Solo tetap wajib mengkarantina diri lagi selama 14 hari di rumah. Hal itu agar penyembuhan berjalan maksimal dan tidak ada lagi potensi virus yang bisa menular ke orang lain.

Ia juga meminta masyarakat tidak mengucilkan pasien corona yang telah sembuh. “Kalau ada yang menyampaikan hal yang tidak benar, Pemkot membuka komunikasi secara terbuka,” jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo mengatakan, secara kumulatif hingga Senin (30/3/2020) pukul 11.00 WIB kemarin, ada tiga warga ber-KTP Solo yang positif corona.

Baca: Pulang Kampung, Mahasiswi Jakarta PDP Covid-19 Meninggal di Cilacap

Dua di antara tiga pasien positif corona tersebut meninggal dunia saat menjalani isolasi di RSUD dr Moewardi Solo dan satu orang sembuh. Selanjutnya, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 26 orang.

Dari jumlah itu perincian yang dirawat di rumah sakit rujukan lini pertama dan lini kedua ada 16 orang, pasien sembuh tujuh orang, dan meninggal namun belum terkonfirmasi positif Covid-19 tiga orang.

Selanjutnya jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 162, dengan perincian yang dirawat inap enam orang dan rawat jalan 156 orang.

“Selama Solo berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), kami sudah melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat publik oleh 11 tim, yang terdiri dari unsur masyarakat, TNI/Polri, dan Pemkot,” jelas Ahyani.

Baca: ODP di Jepara Tembus 45 Orang, Rp 2 Miliar Habis Tiga Hari Saja

Penyemprotan dilakukan di 1.200-an lokasi di Kota Bengawan. Untuk selanjutnya akan dilakukan penyemprotan di kelurahan-kelurahan yang dilakukan sukarelawan dengan 270 alat.

Penyemprotan dilakukan secara periodik, tak hanya sekali dengan menyasar fasilitas umum dan fasilitas sosial.

Penyemprotan juga dilakukan di angkutan umum serta menyesuaikan permintaan masyarakat.

Sebelumnya, pasien positif corona asal Kelurahan Mojosongo, Jebres yang dirawat di RSUD dr Moewardi Solo, dinyatakan sembuh setelah dua kali swab tenggorokan dan hasilnya negatif.

Begitu pula guide asal Denpasar, Bali, yang semula positif corona juga dinyatakan sembuh setelah hasil swab dipastikan negatif Covid-19. Terbaru, pasien positif corona asal Desa Grogol, Sukoharjo, yang dinyatakan sembuh.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

 

Comments
Loading...