Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kabar Gembira, 26 PDP di Kudus Dinyatakan Bebas dari Corona

MURIANEWS, Kudus – Ada kabar gembira dari Kabupaten Kudus, terkait Covid-19. Sebanyak 26 pasien yang sebelumnya dirawat dengan status Pasien dalam Pengawasan (PDP) kini telah dinyatakan bebas dari corona.

Hingga Senin (30/3/2020) pagi, jumlah PDP yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Kudus tercatat sebanyak 76 orang. Dari jumlah itu, 26 di antaranya sudah dinyatakan negatif.

Tujuh pasien PDP telah meninggal dunia. Sementara sisanya tengah menunggu hasil laboratorium.

”Untuk pasien yang sudah dinyatakan negatif, sudah diperbolehkan pulang. Mereka tetap menjalani isolasi dan perawatan mandiri di rumah,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr Andini Aridewi.

Ia mengatakan, hingga kini jumlah PDP masih sangat fluktuatif. Artinya, jumlah tersebut bisa saja berkurang namun bisa juga bertambah, seiring berkembangnya waktu.

Baca: Curhatan Pasien Sembuh dari Corona: Saya Berharap Kami Tak Dikucilkan

Sementara untuk tujuh kasus PDP meninggal, lima di antaranya terjadi selama sepekan yang lalu. Di mana kasus pertama terjadi pada pasien PDP asal Kabupaten Jepara yang meninggal di Rumah Sakit Mardi Rahayu.

Disusul satu pasien lagi dari RS Mardi Rahayu dan empat pasien PDP lain yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus.

“Hari ini, pasien PDP juga ada yang meninggal di RSUD Kudus, total tujuh PDP meninggal,” ujarnya.

Walau demikian, Andini kembali menegaskan jika semua pasien PDP meninggal karena penyakit penyertanya. Mereka masuk rumah sakit dengan riwayat sejumlah penyakit.

Selain itu, sejumlah PDP dikatakan Andini juga belum sempat diambil swabnya. “Sehingga belum diketahui apakah positif atau tidak, hasil swab masih kami tunggu,” lanjutnya.

Sementara untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP), jumlahnya terus merangsek naik. Per siang ini, total ODP yang ada di Kudus dan sekitarnya telah mencapai 223 orang. Di mana 160 orang merupakan warga Kudus. “Kemudian sisanya, 63 orang luar Kudus,” ucap Andini.

Baca: Kabar Gembira, Dua Pasien Corona di Jateng Sembuh

Para ODP, lanjutnya, disarankan untuk mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari kedepan. Hal tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah virus corona menyebar di sekitar.

Pihaknya pun berharap agar masyarakat terus menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Etika batuk, kata Andini, juga harus diperharikan. Di antaranya adalah menggunakan masker ataupun menutupinya dengan siku bagian dalam.

Makan-makanan yang bergizi guna meningkatkan daya tahan tubuh pun dianjurkan oleh pihaknya. Menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, olahraga mandiri di rumah juga disarankan.

“Segera memeriksakan diri apabila terdapat gejala demam, batuk pilek, sesak, serta dalam 14 hari bepergian ke daerah terjangkit,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...