Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu PDP Asal Undaan Kudus Meninggal, Belum Dipastikan Covid-19

0 2.201

MURIANEWS, Kudus – Satu Pasien dalam Pemantauan (PDP) yang dirawat di RS Mardirahayu dikabarkan meninggal dunia dan telah dimakamkan pada Jumat (27/3/2020). Pasien tersebut, diketahui berumur 75 tahun dan merupakan warga Kecamatan Undaan, Kudus.

Camat Undaan Rifa’i Nawawi ketika dikonfirmasi membenarkan jika ada satu warganya yang dimakamkan pada hari ini. Sebelumnya, yang bersangkutan sempat dirawat di RS Mardirahayu kurang lebih selama sepekan.

“Memang ada dan sudah dimakamkan pagi tadi,” katanya.

Pihaknya pun mengatakan sebelum dibawa ke rumah sakit, yang bersangkutan memang sudah sakit-sakitan. Hingga saat salah satu anaknya pulang dari daerah wabah yakni Jakarta, yang bersangkutan harus mendapat perawatan dengan standar penanganan Covid-19.

“Saat itu jatuh sakit lagi dan langsung dibawa ke RS Mardirahayu,” lanjutnya.

Sementara terkait pemeriksaan resmi dari pihak rumah sakit, Rifai mengatakan hingga kini belum diketahui apakah yang bersangkutan meninggal karena corona atau penyakit penyertanya.

Karena hasilnya kini sedang diproses di laboratorium kesehatan di Salatiga. “Kalau itu kami belum mengerti,” lanjutnya.

Baca: Kabar Gembira, Dua Pasien Corona di Jateng Sembuh

Sementara terkait pemulasaran jenazah, pasien PDP tersebut dimandikan dan dimakamakan secara normal. Rifai menyebut, pihak rumah sakit secara lisan mengatakan jika tidak masalah dimandikan dan dikuburkan sesuai agamanya.

“Keterangan lisan dari dokter boleh dimandikan dan dimakamkan secara normal,” tambahnya.

Walau demikian, pihaknya meminta semua warga yang terlibat dalam pemulasaran jenazah baik dari memandikan hingga menguburkan untuk berdiam diri di rumah selama 14 hari. Pun dengan warga yang turut melayat di rumah maupun area pemakaman.

“Kami minta untuk berdiam diri dulu, isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing,” tegasnya.

Sementara pihak Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus melalui juru bicara Covid-19 dr Yuliana Wara membenarkan ada satu PDP yang meninggal hari ini. “Ada satu PDP yang meninggal hari ini,” terangnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ucapan Idul Fitri 1441 H Banner Bawah PC

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.