Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Warga Riau yang Meninggal saat Bertamu di Jepara Punya Riwayat Komplikasi 

MURIANEWS, Jepara – Pemakaman jenazah Sumanah (35) warga Riau yang meninggal di Ujung Watu, Donorojo, Jepara, sampai berita ini dilansir, ternyata belum dimakamkan. Meski warga berharap agar secepatnya dimakamkan, namun pihak keluarga masih bersikukuh untuk menunggu saudaranya yang masih dalam perjalan dari Jambi.

Camat Donorojo, Moh Eko Ediyono menyatakan, dari keterangan keluarga, alamarhumah selama ini memang mengidap penyakit komplikasi. Sejak dari Riau, Sumanah diketahui memiliki penyakit Jantung, paru-paru dan darah tinggi.

Baca: Warga Riau Meninggal saat Bertamu di Jepara, Warga Geger

Sebelum meninggal, Sumanah juga sudah sempat dibawa ke RS Rehata untuk memeriksakan diri. Oleh RS Rehata almarhumah dipersilahkan untuk menjalani rawat inap, namun yang bersangkutan menolak. Lalu oleh kerabatnya di Jepara dibawa pulang ke Dukuh Mentawar, Ujung Watu.

“Lha semalam, dinihari penyakitnya kambuh. Lalu dibawa ke RS Rehata, tapi di perjalanan nyawanya tidak tertolong lagi. Soal inilah yang akhirnya sempat menimbulkan ketakutan warga,” ujar Moh Eko Ediyono, Jumat (27/3/2020).

Baca: Satu PDP Asal Jepara Meninggal Dunia di RS Mardirahayu

Penanganan terhadap jenazah, akhirnya ditangani oleh Tim Medis dari Puskesmas Donorojo. Meski diyakini bukan karena paparan virus corona, penanganan jenazah tetap dilakukan dengan standar penanganan corona. Semua petugas mengenakan APD lengkap, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Warga setempat sebenarnya berharap jenazah bisa langsung dimakamkan. Namun pihak keluarga tetap bersikukuh untuk menunggu kerabat dari Jambi. Hal ini sedikit menimbulkan polemik di masyarakat sekitar.

Baca: ODP di Jepara Tembus 45 Orang, Rp 2 Miliar Habis Tiga Hari

“Pihak keluarga bersikap seperti itu. Kami sudah berusaha untuk bisa segera dikebumikan. Kami masih terus memantau hal ini. Tapi yang pasti jenazah sudah dimandikan dan dikafani,” tambah Moh Eko Ediyono.

Sementara itu Pejabat Humas di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, Muslimin menyatakan, dari hasil koordinasi yang dilakukan, jenazah dipastikan bukan merupakan pasien corona. Masalah ini sudah ditangani oleh Tim Puskesmas Donorojo dan Bidan desa yang bertugas.

“Sampai saat ini RS Rehata yang sudah sempat menangani almarhumah tidak menyebutkan bahwa yang bersangkutan terpapar corona. Jadi kami pastikan penyebab meninggalnya bukan karena corona,” ujar Muslimin.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...