Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Satu Warga Rembang Positif Corona, Punya Riwayat Kontak dengan Pasien di Bali

0 4.211

MURIANEWS, Rembang – Satu warga di Kabupaten Rembang dinyatakan positif mengindap Covid-19 atau virus corona. Pasien tersebut merupakan seorang laki-laki berumur 28 tahun. Ini menjadi kasus perdana Covid 19 di kabupaten paling timur di Jateng tersebut.

Pasien yang disebut berasal dari Kecamatan Pamotan, Rembang itu kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RS Wongso Negoro, Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Rembang Ali Syofii, Kamis (26/3/2020) membenarkan hal ini. Menurut dia, kepastian pasien tersebut positif corona baru diketahui, Rabu (25/3/2020) malam tadi.

”Hasil labnya adalah confirmed corona virus. Sehingga kesimpulannya adalah pasien yang bersangkutan positif COVID-19,” katanya dikutip dari detik.com.

Dari penelusuran yang dilakukannya, pasien positif tersebut mempunyai riwayat bekerja di Bali. Saat berada di daerah tersebut, penah berkontak secara langsung dengan pasien positif corona.

“Yang bersangkutan ini punya riwayat kerja di Bali. Mengaku pernah bersinggungan secara langsung dengan pasien yang positif di sana,” ujarnya.

Sebelumn dinyatakan positif, pasien dari Pamotan ini masuk dalam kategori Pasien dalam Pengawasan (PDP). Dengan kepastian ini, jumlah warga berstatus PDP di Rembang menjadi tiga orang.

Baca juga:

Pasalnya, sebelumnya ada lima orang berstatus PDP, dan satu di antaranya dinyatakan negatif dan telahs embuh. Sementara satu lainnya dinyatakan positif.

” Tersisa tiga orang PDP yang sekarang dirawat di RS Rembang satu orang dan dua orang di RS Semarang. Mereka juga telah dicek swab untuk statusnya, dan kami masih menunggu,” jelasnya.

Sementara berdasarkan data di laman covid19rembangkab.go.id, hingga Kamis (26/3/2020) jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) tercatat sebanyak 65 orang. Dari jumlah itu, 28 orang di antaranya telah selesai dilakukan pemantauan, sehingga tinggal 37 orang berstatus ODP.

Penulis: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha
Sumber: detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.