Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sembilan PDP Jepara Dirawat di Ruang Isolasi, Satgas Covid Diminta Buat Media Center

0 763

MURIANEWS, Jepara – Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jepara saat ini terus meningkat. Hingga saat ini jumlah PDP di Kota Ukir sudah mencapai sepuluh orang dengan sembilan orang di antaranya dirawat di ruang isolasi.

Tak hanya PDP, berdasarkan data yang dipampang di web corona.jepara.go.id jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) juga sudah mencapai 36 orang. Jumlah tersebut tersebar di 12 kecamatan.

Meski begitu, akses informasi terkait dengan corona di wilayah Kabupaten Jepara memang agak sulit didapatkan. Para awak media yang bertugas di Jepara bahkan mengeluhkan situasi ini. Mereka pun hanya bisa mengandalkan web corona.jepara.go.id yang dibuat Pemkab Jepara.

Sejak dibentuk Tim Satgas Covid 19 Jepara, sekitar sepekan lalu, sampai saat ini di Jepara belum ada Media Centre yang bisa dijadikan rujukan informasi oleh para awak media.

Para awak media sempat menyampaikan keluhan ini ke Dinas Komunikasi dan Informasi Jepara. Melalui Kabid Komunikasi di Diskominfo Jepara, keluhan ini sempat disampaikan ke Tim Satgas Covid 19 Corona Jepara. Namun tanggapan yang didapatkan dari mereka belumlah sesuai dengan harapan.

“Kadang kami agak repot mencari konfirmasi, klarifikasi dan penjelasan terkait isu corona. Dari pihak satu kadang menjawab tidak memiliki kewenangan, pihak lainnya melempar ke pihak yang lain. Saya kira Pemkab Jepara harus mendirikan Media Centre untuk ini. Corona sangat berbahaya dan membutuhkan kerja keras dari semua aspek dan bidang. Soal informasi harus dikelola sebaik-baiknya untuk mensupprot penanggulangannya,” ujar Hadi Priyanto, wartawan senior di Jepara, Rabu (23/3/2020).

Sementara itu, Kabid Komunikasi di Diskominfo Jepara, Arif Darmawan menyatakan, pihaknya sudah berusaha menyampaikan keluhan para media arus tama kepada Tim Satgas. Namun pihaknya mengaku malah mendapatkan tanggapan yang tidak seperti diharapkan. Apa yang disampaikannya malah justru menimbulkan kesalahapamahaman di Tim Satgas.

“Saya sudah berusaha menyampaikan keluhan kawan-kawan media terkait hal ini. Namun responnya belum seperti yang diharapkan. Malah membuat terjadi salah paham antara kawan-kawan di Tim Satgas dengan saya. Mohon maaf, nanti akan kami usahakan,” ujar Arif Darmawan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.