Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

MUI Jateng Minta Salat Jumat Tak Digelar

0 2.034

MURIANEWS, Semarang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah meminta kepada semua umat muslim di Jawa Tengah untuk tidak menggelar Salat Jumat pada 27 Maret 2020. Sebagai gantinya, salat tersebut diganti dengan Salat Zuhur di rumah masing-masing.

Pernyataan tersebut diungkapkan MUI dalam tausiyah yang ditandatangani Ketua Umum MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, Sekretaris Umum KH Muhyiddin, dan Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Tengah KH Ahmad Hadlor Ichsan tertanggal 24 Maret 2020, hari ini.

Pertimbangannya kasus Covid-19 di Jateng yang telah mendekati zona merah. Selain itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemik global yang membutuhkan penanganan khusus supaya tak menyebar.

“Fatwa ini dikeluarkan setelah mendengar pendapat dan usulan peserta rapat Komisi Fatwa. Selain itu, presiden telah menetapkan Indonesia darurat Covid-19, dan penyebaran di Jateng telah terbukti mendekati status zona merah,” kata Ketua MUI Jateng KH Ahmad Daroji dalam edaran yang diterima MURIANEWS, Selasa (24/3/2020).

Karenanya, Salat Jumat (27/3/2020) diharapkan bisa diganti dengan Salat Zuhur di rumah. Sementara, untuk Salat Jumat selanjutnya akan diputuskan dalam tausiyah berikutnya dengan melihat perkembangan situasi.

Ia menjelaskan, selain Salat Jumat, dalam surat tersebut juga disebutkan pengelola masjid dilarang untuk menyelenggarakan salat rawatib/salat lima waktu berjamaah di masjid. Bahkan, pengelola masjid juga dilarang menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang.

“Kami juga meminta pengelola masjid untuk tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan, baik di masjid maupun di tempat lain,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, MUI Provinsi Jateng menyatakan kegiatan keagamaan yang berpotensi dihadiri banyak orang atau kerumunan tidak boleh digelar. Sedangkan salat Jumat tetap boleh dilakukan di masjid, namun dengan kontrol kesehatan yang ketat.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.