Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Selain Penumpang Bus, Biro Travel yang Masuk Jepara Juga Akan Diperiksa

0 620

MURIANEWS, Jepara – Selain memeriksa bus antar-kota antar-provinsi khususnya yang berasal dari daerah rawan corona, Tim Satgas Covid 19 Jepara juga bakal memeriksa travel yang keluar atau masuk ke Jepara. Langkah itu diharapkan bisa mencegah penyebaran corona (Covid-19).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Deni Hendarko selaku Koordinator Lapangan Posko Pemeriksaan Armada Bus, menyatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pihak. Terutama kepada para pengusaha armada bus yang ada di Jepara.

Semua armada yang datang dari arah luar kota sebelum masuk Jepara sudah diminta untuk masuk ke Posko Pemeriksaan lebih dulu. Semua armada yang masuk lewat Welahan ataupun Kudus, semua wajib masuk ke Posko Pemeriksaan. Hal ini juga akan diperluas kepada armada travel yang memiliki trayek masuk Jepara.

“Jadi nanti semua bis yang datang bodynya disemprot dengan cairan disinfektan. Kemudian penumpang diperiksa dengan pemindai panas tubuh. Jika ada ditemukan potensi, maka akan langsung dilakukan langkah lanjutan. Kami juga akan perluas pemeriksaan untuk travel juga yang dari luar kota masuk ke Jepara,” ujar Deni Hendarko, Minggu (22/3/2020).

Sejumlah bus yang masuk ke Jepara diperiksa petugas sebagai proses antisipasi corona. (MURIANEWS/Budi Erje)

Pada pemeriksaan Minggu (22/3/2020) puluhan bis sudah diperiksa oleh petugas yang terdiri dari petugas kesehatan DKK, BPBD, Dishub, TNI Polri beserta relawan. Posko Pemeriksaan sendiri akan terus dibuka sampai dua pekan ke depan.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menyatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memantau kesehatan warga yang masuk ke Jepara. Terutama mereka yang datang dari wilayah-wilayah yang sejauh ini sudah masuk dalam zona merah corona.

Pihaknya berharap warga tetap tenang, tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati. Semua diharapkan bisa mematuhi arahan dan kebijakan yang sudah disampaikan oleh Pemerintah.

“Upaya ini memerlukan dukungan dan partisipasi penuh dari seluruh masyarakat. Mari bersama-sama kita melakukan tugas masing-masing sesuai dengan posisi dan tugas serta fungsinya. Mudah-mudahan semua bisa kita lewati dengan baik,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Minggu (22/3/2020).

Sedangkan Kepala DKK (Dinas Kesehatan Kabupaten) Jepara, Mudrikatun, menyatakan semua penumpang bus yang masuk dalam pemeriksaan akan dicatat data identitas dirinya. Bagi mereka yang suhunya melebihi 38 derajat Celsius, akan mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Upaya ini diharapkan bisa membatasi penyebaran virus corona yang saat ini tengah mewabah. Pihaknya meminta agar penumpang turun kemudian cuci tangan dengan hand sanitezer. Selanjutnya bus disemprot. Penumpang bus juga dicatat datanya, nama dan alamatnya.

“Mohon maaf kalau ada ketidaknyamanan dalam hal ini. Namun semua ini dilakukan demi kebaikan bersama. Upaya untuk membatasi penyebaran corona harus dilakukan semampu kita,” ujar Mudrikatun.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.