Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Jumlah ODP di Jepara Meningkat, Kini 19 Orang

0 3.380

MURIANEWS, Jepara – Perkembangan penanganan virus corona di Jepara kembali menunjukan peningkatan pada Minggu (22/3/2020). Sesuai data dari Tim Satgas Covid 19 Jepara, menunjukan jumlah peningkatan pada jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sampai Minggu (22/3/2020), Tim Satgas Covid 19 Jepara melaporkan telah ada 19 orang yang dinyatakan sebagai ODP. Menurut Kabid Komunikasi di Diskominfo Jepara Arif Darmawan, dari 19 orang tersebut saat ini ada satu pasien yang masih dirawat di ruang isolasi.

Sedangkan dua pasien sudah diperbolehkan pulang, sementara 16 orang lainnya harus menjalani rawat jalan. Mereka semua masih terus dipantau perkembangan kesehatannya oleh Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara.

Sedangkan untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya masih tetap tujuh orang. Dari tujuh orang tersebut dua orang sudah dinyatakan sembuh, atau negative terhadap serangan virus corona. Sementara lima orang lainnya masih dirawat di RSUD Kartini Jepara (dua orang), RSUD Mardi Rahayu Kudus ( satu orang), RSUD Loekmono Hadi Kudus (satu orang) dan PKU Mayong (satu orang).

“Meski terjadi lonjakan pada kategori ODP, sampai sejauh ini untuk positif corona belum terdeteksi di Jepara. Perkembangan hari ini bisa kami sampaikan seperti itu,” ujar Arif Darmawan, Minggu (22/3/2020).

Dijelaskan oleh Arif Darmawan, dua orang yang sudah dinyatakan sembuh, sebelumnya sudah dicek secara bertahap. Dari pemeriksaan lab yang dilakukan dua kali, mereka mendapatkan hasil negative. Sehingga sesuai procedure mereka dinyatakan tidak ada masalah, dan diperkenankan pulang.

Sementara itu, upaya pencegahan wabah corona mulai mendapatkan perhatian dari masyarakat. Kesadaran ini setidaknya mulai ditunjukan dengan adanya kegiatan-kegiatan swadaya yang dilakukan oleh warga.

Di Perumahan Kuwasharjo, Jepara masyarakat melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungannya. Sejumlah fasilitas umum milik warga disemprot dan diseterilkan dari kemungkinan virus corona.

Sementara di Desa Margoyoso, Kaliyamatan, kegiatan yang sama juga dilaksanakan secara mandiri oleh warga. Penyemprotan dilakukan di sejumlah fasilitas umum. Diantaranya bagunan masjid, madrasah, mushola dan gedung sekolah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto menyatakan sangat gembira dengan respon masyarakat ini. Pihaknya berharap ada lebih banyak lagi respon dari masyarakat terkait dengan penanggulangan virus corona ini.

“Saya kira ini harus dilakukan oleh seluruh masyarakat Jepara. Masalah ini memang harus dihadapi oleh seluruh pihak. Tidak hanya pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.