Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

PDP Diisolasi di RSUD dan RS Mardirahayu Jadi Lima Orang, Hanya Satu dari Kudus

MURIANEWS, Kudus – Jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang tersebar di rumah sakit di Kabupaten Kudus kembali bertambah per Sabtu (21/3/2020). Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kudus telah mencatat setidaknya ada lima pasien PDP, yang dirawat di dua rumah sakit.

Dari jumlah itu, hanya satu pasien yang berasal dari Kabupaten Kudus. Sementara lainnya yakni dua PDP dari Jepara, serta masing-masing satu dari Pati dan Grobogan.

“Empat PDP kini diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 dr Andini Aridewi, Sabtu (21/3/2020) siang.

Sementara untuk satu pasien lain merupakan pasien rujukan asal Kabupaten Jepara. Pasien tersebut didiagnosa memeliki gejala Mirip covid-19, sehingga masuk dalam kategori PDP. “Untuk satu pasien tersebut kini disolasi di RS Mardirahayu,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP)tercatat setidaknya ada 48 orang warga Kudus dan sekitarnya yang masuk dalam kategori ini. Rinciannya, 24 orang merupakan warga Kudus, 24 lagi dari daerah sekitar Kudus.

Pihaknya pun berharap agar masyarakat terus menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Etika batuk, kata Andini, juga harus diperharikan. Di antaranya adalah menggunakan masker ataupun menutupinya dengan siku bagian dalam.

Makan-makanan yang bergizi guna meningkatkan daya tahan tubuh pun dianjurkan. Menjaga kebersihan lingkungan, istirahat cukup, olahraga mandiri di rumah juga disarankan untuk dilakukan warga yang kini tengah melakukan sosial distancing.

“Segera memeriksakan diri apabila terdapat gejala demam, batuk pilek, sresak, serta dalam 14 hari bepergian ke daerah terjangkit,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...