Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Kudus Siapkan Dana Satu Miliar untuk Penanganan Corona

0 149

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bakal menyiapkan dana sebesar Rp 1 miliar untuk penanggulangan wabah virus corona yang ada di Kudus. Dana tersebut, akan diambilkan dari berbagai anggaran kegiatan belanja modal yang bisa ditunda.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, sejumlah anggaran belanja modal yang belum penting akan ditunda terlebih dahulu. “Kami akan mengutamakan penanganan virus ini terlebih dahulu,” katanya, Kamis (19/3/2020).

Penyiapan gugus tugas penanganan virus corona di Kudus pun akan dimatangkan dengan maksimal. Menurutnya, pihaknya masih harus memperbaiki gugus tugas penanganan virus corona yang dinilai masih minim.

“Sehingga bisa jelas nanti tugasnya seperti apa dan bagaimana saja, alur penanganan pun bisa jelas,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak swasta terkait penyediaan alat-alat yang dibutuhkan dalam upaya penanganan virus corona di Kudus. Di antaranya pengadaan alat untuk pengambilan sampel swap pasien dalam pengawasan (PDP).

Hanya saja, tambah Hartopo, alat tersebut hingga kini belum ada di pasaran. “Djarum akan membantu dalam pengadaan alat ini, tapi memamg belum ada barangnya,” terangnya.

Di sisi lain, pihak RS Mardirahayu Kudus juga mulai menyiapkan ruang isolasi untuk karantina PDP.

“Ruang isolasi khusus ini akan digunakan untuk merawat PDP. Saat ini kami sudah mempersiapkan untuk kapasitas empat tempat tidur,” ujar Direktur Utama RS Mardi Rahayu Pujianto.

Walau demikian, lanjut Puji, pihaknya masih kesulitan dalam penyediaan alat pelindung diri (APD). Terutama alat untuk pengambilan sampel lendir untuk mengambil spesimen virus serta alat transport sampel virus yang disebut VTM (Virus Transport Media). “Selain mahal juga barangnya tidak ada,” katanya.

Berdasarkan pengalaman rumah sakit lain yang telah merawat PDP, kata Puji, untuk satu pasien membutuhkan minimal enam set APD lengkap di tiap harinya.

Sedang APD yang tersedia di RS Mardi Rahayu saat ini diperkirakan hanya cukup untuk sekitar delapan hari. “Sementara alat untuk swab dan VTM kami tidak ada. Kami berharap segera diberikan APD, alat swab serta VTM dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng agar pelayanan dapat dilakukan dengan optimal,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.