Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Sejumlah Objek Wisata Kudus Ditutup, Cegah Sebaran Corona

0 644

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mulai menutup sejumlah tempat wisata usai penyebaran virus corona di Indonesia kian merebak. Penutupan dilakukan sementara mulai Rabu, (18/3/2020) kemarin.

Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Mutrikah mengatakan, penutupan tersebut ditujukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat, objek wisata menjadi tempat kerumunan massa.

Sejumalah objek wisata yang ditutup di antaranya Museum Kretek, Museum Patiayam, Taman Krida, Tugu Identitas, dan Taman Ria Colo.

Selain menutup objek wisata, Disbudpar juga memutuskan untu menghentikan operasional Terminal Parkir Sunan Muria. “Kami mulai berlakukan penutupan sejak kemarin,” katanya, Kamis (19/3/2020) pagi.

Usai ditutup, pihaknya akan mengajukan surat permohonan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kudus, untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah objek wisata yang ramai dikunjungi. “Seperti Museum Kretek dan Taman Krida,” lanjutnya.

Tika menambahkan, pihaknya juga akan menyurati Yayasan Pengelola Makam Sunan Muria dan Sunan Kudus. Yakni terkait surat imbauan untuk penutupan sementara objek wisata.

“Ini juga didasarkan atas surat dari Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, kami kirimkan hari ini,” ujarnya.

Untuk batas waktu penutupan, Tika mengatakan seluruh objek wisata baik milik Pemkab Kudus maupun swasta diimbau untuk ditutup hingga penyebaran corona mereda. Atau setidaknya sesuai dengan edaran yang berlaku yakni 14 hari ke depan.

“Kami tidak ingin kecolongan karena peziarah atau pengunjung objek wisata ini berasal dari mana-mana. Tentunya ini sangat berisiko pada penularan virus corona,” terangnya.

Baca: Masjid Agung dan Menara Kudus Pastikan Tetap Gelar Salat Jumat, Ziarah Wali Tak Ditutup

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus belum akan melakukan penutupan Terminal Wisata Bakalan Krapyak. Terminal wisata ini diperuntukkan untuk bus peziarah yang hendak berkunjung ke Makam Sunan Kudus.

Kepala Dinas Perhubungan (Disdub) Kabupaten Kudus Abdul Halil mengatakan Terminal Wisata Bakalan Krapyak masih dibuka karena Yayasan Masjid, Makam, dan Menara Kudus (YM3SK) masih membuka pintu untuk para peziarah.

“Selama masih ada peziarah, tetap kami buka. Untuk langkah antisipasi kami sudah siapkan air dan sabun untuk cuci tangan. Rencananya nanti akan ada penyemprotan disinfektan, Jumat besok,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.